PSS Sleman Matangkan Persiapan Super League, Pieter Huistra Segera Pulang ke Indonesia
- istimewa
SLEMAN, VIVA Jogja - PSS Sleman mulai menatap serius kompetisi Super League musim 2026/2027 dengan mematangkan berbagai persiapan tim. Direktur PT Putra Sleman Sembada (PSS), Yoni Arseto, memastikan bahwa proses persiapan terus berjalan meski pelatih kepala Pieter Huistra saat ini masih berada di Belanda. Menurutnya, pelatih asal Belanda itu tengah beristirahat setelah menjalani musim panjang bersama PSS di Championship 2025/2026, namun komunikasi dengan manajemen tetap terjalin intensif. “Coach Pieter sedang di Belanda, tapi koordinasi terus berjalan,” kata Yoni, Senin (08/06/2026).
Yoni membuka kemungkinan bahwa Huistra tetap melakukan pemantauan pemain selama berada di kampung halamannya. Meski begitu, ia belum bisa memastikan aktivitas detail sang pelatih berusia 58 tahun tersebut. Mengenai kepulangan Huistra ke Sleman, Yoni mengaku belum mengetahui tanggal pastinya, tetapi memperkirakan akan terjadi dalam waktu dekat. “Paling minggu-minggu ini lah, saya belum tahu tepatnya kapan kembali,” ujarnya.
Agenda latihan perdana tim juga sudah disusun oleh Huistra. Yoni menyebutkan bahwa jadwal persiapan telah dibuat, meski ia tidak mengingat secara detail. “Coach Pieter sudah membuat jadwalnya, saya lupa tepatnya, tapi bulan Juli,” ungkapnya. Hal ini menandakan bahwa meski pelatih masih berada di luar negeri, arah persiapan tim sudah mulai ditata untuk menyambut kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional.
Di tengah persiapan tersebut, rumor transfer sempat mengaitkan sejumlah nama legiun asing dengan PSS Sleman. Yoni menegaskan bahwa penyusunan skuad musim ini sepenuhnya menjadi kewenangan Pieter Huistra bersama tim talent scouting. Keputusan terkait pemain yang dipertahankan maupun direkrut masih menunggu rekomendasi dari tim pelatih. “Kalau itu tetap Coach Pieter saja yang menentukan,” tegas Yoni.
Meski belum banyak keputusan diumumkan ke publik, manajemen memastikan evaluasi terhadap performa tim musim lalu tetap dilakukan. Evaluasi ini menjadi bagian penting untuk memperbaiki kelemahan dan memperkuat lini yang dianggap kurang maksimal. PSS Sleman menyadari bahwa persaingan di Super League akan jauh lebih ketat dibanding Championship, sehingga persiapan harus dilakukan secara menyeluruh.
Kepastian mengenai komposisi pemain memang masih menunggu kepulangan Huistra, tetapi manajemen tidak menutup kemungkinan adanya perombakan besar. Sejumlah pemain lokal yang tampil konsisten musim lalu diperkirakan tetap menjadi tulang punggung tim, sementara tambahan pemain asing akan disesuaikan dengan kebutuhan strategi pelatih. Rumor yang beredar di kalangan supporter menyinggung beberapa nama eks Liga 1 yang mungkin bergabung, namun Yoni menegaskan bahwa semua keputusan ada di tangan pelatih.