Kajen Career Expo 2026 Jadi Momentum Perluas Perlindungan Pekerja Rentan, 40 Perusahaan Gandeng BPJS Ketenagakerjaan
- Viva Jogja
PEKALONGAN, VIVA Jogja –Kajen Career Expo 2026 tidak hanya menjadi ajang mempertemukan pencari kerja dengan dunia industri, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan.
Dalam kegiatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan memberikan apresiasi kepada perusahaan yang dinilai konsisten melindungi pekerja rentan melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Kegiatan yang digelar di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen pada Selasa (4/8/2026) itu dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan Sukirman.
Career expo yang berlangsung hingga 5 Agustus tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pekalongan memperkuat ekosistem ketenagakerjaan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap kesempatan kerja.
Dalam kesempatan itu, pemerintah juga meluncurkan Rumah Siap Kerja Kajen, pusat layanan ketenagakerjaan terpadu yang diharapkan menjadi sarana pendampingan bagi pencari kerja maupun pelaku usaha.
Sejumlah penghargaan turut diserahkan melalui Ketenagakerjaan Award 2026 kepada Bursa Kerja Khusus (BKK), perusahaan, dan mitra industri yang dinilai berkontribusi dalam penempatan tenaga kerja, pemberdayaan penyandang disabilitas, perlindungan pekerja rentan, hingga menciptakan hubungan industrial yang harmonis.
Rangkaian acara juga diisi dengan penyerahan manfaat Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan kepada peserta dari kelompok Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan penerima manfaat Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
Selain itu, dibagikan pula kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan melalui program Kajen Keren serta penghargaan kepada pemenang lomba konten kreatif.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pekalongan, Widhi Astri Aprilia Nia, mengungkapkan hingga kini sebanyak 40 perusahaan telah bergabung dalam program perlindungan pekerja rentan melalui kepesertaan sektor Bukan Penerima Upah (BPU).
Menurutnya, keterlibatan dunia usaha menjadi langkah nyata dalam memperluas perlindungan sosial bagi masyarakat yang bekerja di sektor informal dan memiliki risiko kerja tinggi.
“Atas nama BPJS Ketenagakerjaan, kami menyampaikan apresiasi kepada perusahaan yang telah menunjukkan kepedulian nyata melalui perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Kolaborasi ini memberikan manfaat langsung bagi pekerja rentan yang setiap hari menghadapi berbagai risiko dalam bekerja,” ujarnya.
Widhi menilai pekerja rentan memiliki peran penting dalam menjaga roda perekonomian. Namun, banyak di antaranya belum memiliki perlindungan apabila mengalami kecelakaan kerja maupun meninggal dunia.