Pekan QRIS Nasional di Batang, Donasi Rp1 Bisa Dapat Makanan Gratis

Pekan QRIS Nasional 2026 di Batang dikemas unik, cukup donasi Rp1 lewat QRIS untuk mendapat makanan gratis sekaligus ikut dalam aksi sosial.
Sumber :
  • Viva Jogja

BATANG, VIVA JogjaPekan QRIS Nasional 2026 di Kabupaten Batang tak sekadar mengajak masyarakat beralih ke transaksi digital.

img_title Aksi Bersih Pantai Sigandu, 186 Personel TNI AL Ajak Warga Peduli Lingkungan

Bank Indonesia (BI) Tegal bersama Pemerintah Kabupaten Batang mengemasnya dengan aksi sosial yang sederhana, tetapi berdampak langsung dengan donasi minimal Rp1 lewat QRIS untuk membantu pembangunan sumur bor bagi warga yang mengalami krisis air.

Konsep tersebut dijalankan di Jalan Veteran, Kabupaten Batang, Senin (17/8/2026) malam, bertepatan dengan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

img_title KEK Industropolis Batang Tebar Pesona Wisata, Amphitheater dengan View Laut Jawa Jadi Magnet Pengunjung

Menariknya, warga yang berdonasi tidak hanya ikut menyumbang.

Mereka juga mendapatkan kupon yang dapat ditukarkan dengan makanan gratis dari UMKM lokal.

img_title 3.500 Pencari Kerja Serbu Job Fair KEK Industropolis Batang, 1.000 Posisi Dibuka

Sebanyak 10.000 porsi makanan disediakan dalam kegiatan tersebut.

Syarat mendapatkannya cukup melakukan scan QRIS dengan donasi minimal Rp1.

Setelah transaksi berhasil, kupon diberikan kepada warga untuk ditukarkan dengan makanan yang tersedia di lokasi.

Namun, uang yang terkumpul dari donasi tersebut tidak digunakan untuk kebutuhan acara.

Dana akan diarahkan untuk mendukung pembangunan sumur bor di wilayah Kabupaten Batang yang membutuhkan akses air.

Bupati Batang M Faiz Kurniawan mengatakan, konsep tersebut sengaja dirancang agar peringatan kemerdekaan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut berkontribusi.

“Jadi, masyarakat yang datang ke sini melakukan scan QRIS donasi minimal Rp1, kita berikan satu kupon untuk kemudian ambil makanan di sini,” kata Faiz.

Salah satu wilayah yang berpotensi menjadi sasaran pembangunan sumur bor adalah Kecamatan Subah.

Namun, pemerintah masih melakukan pemetaan untuk menentukan lokasi yang paling membutuhkan.

“Jadi sasarannya di daerah yang krisis air dan di situ ada beberapa keluarga yang stunting maupun berpotensi stunting,” ujarnya.

Faiz menyebut penghimpunan dana tersebut sebagai bentuk wakaf yang dikumpulkan dari masyarakat maupun donatur melalui mekanisme QRIS.

Artinya, satu kali scan QRIS dalam kegiatan tersebut memiliki manfaat ganda.

Warga bisa menikmati makanan yang disediakan UMKM Batang, sementara donasi yang diberikan menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat memperoleh akses air.

QRIS Dikemas Lewat Kegiatan yang Dekat dengan Masyarakat

Halaman Selanjutnya
img_title