Teka teki Pembuang Bayi di Jepara Terungkap, Ternyata Ini Pelakunya
- arif
JEPARA, VIVAJogja- Teka teki siapa pelaku yang tega membuang bayi laki-lakinya di depan gudang baru PT. Wanxinda Travel Good, Desa Pendosawalan, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara akhirnya terjawab.
Tak butuh waktu lama kurang dari 24 jam, pihak Polres Jepara mampu mengungkap pelaku pembuangan bayi di dalam kardus dibungkus sarung bantal. Kondisi bayi dengan ari-ari yang dibungkus plastic itu, ditemukan Kamis (17/4/2025) pukul 07.30 WIB.
Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso pun membenarkan bahwa pelaku pembuangan bayi saat ini sudah diamankan oleh Polsek Kalinyamatan pada Jumat pagi (18/4/2024).
"Saya dapat laporan jika pelaku sudah berhasil diamankan Polsek Kalinyamatan pada Jumat pagi," ujar Kapolres Jepara Erick Budi Santoso saat dihubungi, Jumat (18/4/2025).
Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso
- arif
Kapolres Erick mengaku masih mendalami motif pelaku membuang bayinya dengan meminta keterangannya. Pihaknya meminta waktu untuk segera mengungkap secara detail atas kasus yang terjadi.
Hingga berita ini ditulis, polisi masih belum bisa menjelaskan identitas dan motif pelaku pembuangan bayi.
Seperti diberitakan sebelumnya, kasus pembuangan bayi di wilayah Pantura Timur seperti di Kudus, Jepara dan wilayah lainnya Jakarta, sering kali terjadi belakangan ini.
Ironisnya lagi, bayi-bayi tak bersalah itu keberadaannya kerap kali tidak diinginkan, sehingga dibuang begitu saja oleh orangtuanya. Beberapa bayi dibuang masih dalam keadaan hidup, namun ada pula yang dibuang dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Kebanyakan pelaku memilih membuang bayi di pinggir jalan. Tragisnya lagi, bahkan ada yang sengaja dibuang di kali atau selokan, agar tidak diketahui orang.
Seperti halnya di Kabupaten Jepara, untuk kesekian kalinya kasus pembuangan bayi kembali menggegerkan masyarakat Bumi Kartini.
Sosok bayi laki-laki yang baru lahir, ditemukan tergelat di depan pabrik di Desa Pendosawalan, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara pada Kamis (17/4/2025).
Dari informasi yang diterima VIVAJogja, penemuan bayi dalam kardus kali pertama ditemukan seorang pemulung ini, dan diduga dari hasil hubungan gelap.
Parahnya lagi, orang tua pembuang bayi dengan teganya meninggalkan sepucuk surat yang diselipkan dalam kardus tuanya. Bayi berjenis kelamin itu, pertama kali ditemukan seorang pemulung sekitar pukul 07.30 WIB.