Dekranasda Jepara Berambisi Dongkrak 81 Ribu UMKM Naik Kelas
JEPARA, diswayjateng.id- Kabupaten Jepara terdapat 81 ribu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Puluhan ribu UMKM itu tersebar di berbagai kawasan di Bumi Kartini dan merupakan aset yang luar biasa.
Karena itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo meminta pihak Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jepara bersinergi dengan UMKM. Sehingga bisa menjadi kekuatan besar untuk menggerakkan perekonomian daerah di Jepara.
"Ini PR yang luar biasa. Saya ingin Pak Camat juga berperan menggerakkan UMKM. Minimal sepekan dua kali bisa mengadakan kegiatan UMKM di kecamatannya masing-masing,” ujar Bupati Witiarso, Minggu malam (28/4/2025).
Tidak hanya itu, Witiarso juga berharap kalangan pengusaha ikut berpartisipasi mengangkat UMKM di Kota Ukir. Harapan besar itu diungkapkan Witiarso, saat melantik Pengurus Dewan Dekranasda Jepara periode 2025-2030.
Bupati Witiarso dan Wabup Hajar harapkan sinergi Dekranasda Jepara
- -
Proseso pelantikan pengurus Dekranasda Jepara, disaksikan ribuan warga yang memadati Alun-alun Jepara 1. Pelantikan dipimpin Ketua Dekranasda Jepara, Ny Laila Saidah Witiarso.
Sejumlah kepala dinas, camat hingga kalangan profesional mengisi kepengurusan Dekranasda Jepara periode lima tahun mendatang.
Bupati Witiarso pun meminta pengurus Dekranasda yang baru, bersinergi dengan sejumlah progam andalannya. Mulai dari Progam Bupati Ngantor di Desa, hingga UMKM Naik Kelas.
Selain itu, juga bersinergi dengan progam yang diinisiasi pemerintah pusat maupun Pemprov Jateng. Melalui sinergi ini, ia optimis UMKM Jepara lebih kompetitif dan punya daya saing menggerakkan perekonomian daerah.
"Pengurus Dekranasda harus bermanfaat untuk pelaku UMKM. Mari bersinergi, kita punya progam UMKM Naik Kelas, pusat ada progam Koperasi Merah Putih dan Jateng punya Rumah Berdaya. Kalau sinergi jalan maka bisa memajukan UMKM di Jepara," terang Witiarso.
Selain pelantikan Pengurus Dekranasda Jepara periode 2025-2030, masyarakat Bumi Kartini juga bisa mengunjungi stan bazar UMKM yang di kawasan Alun-alun Jepara 1.
Warga juga bisa menyaksikan penampilan apik 20 penampil tarian dari berbagai kota di Jateng. Para penari itu tampil memeriahkan gelaran Bumi Kartini Menari, yang dihelat dalam rangka Hari Tani Sedunia 2025.
"Pemkab Jepara selalu beri ruang untuk para seniman dan elemen lainnya. Kita siap berkolaborasi, ke depan kita upayakan membuat venue agar kegiatan seperti ini bisa diadakan secara periodik. Harapannya tak hanya sekadar seni tapi juga bisa berbasis ekonomi kreatif," harap Witiarso.