Diterjang Badai, Tiang Listrik Demak Patah: PLN Tancap Gas Pulihkan Suplai

Cuaca ekstrem di Kabupaten Demak
Sumber :
  • IST

DEMAK, VIVA Jogja – Cuaca ekstrem kembali menguji ketahanan infrastruktur di Kabupaten Demak.

img_title Pemanasan Global dan Ancaman Kekeringan di Indonesia

Hujan deras, angin kencang, dan sambaran petir memporak-porandakan sejumlah wilayah, mematahkan tiang listrik dan memutus pasokan listrik sejak Jumat sore.

Insiden ini terjadi sekitar pukul 14.55 WIB, menyisakan kegelapan di banyak desa.

img_title BPBD Wonosobo Petakan Jalur Mudik Rawan Longsor dan Siagakan Ribuan Relawan Jelang Lebaran 2026

Tiang listrik yang roboh jadi penyebab utama matinya aliran listrik di Desa Batu, Desa Wonokerto, Karangsari, Karangroto, Tembilutan, Rejosari, Karanggawing, dan Babadan.

Angin yang menderu seperti deru kereta malam, membawa kabel dan tiang listrik tumbang ke jalanan.

img_title Rob dan Angin Kencang Terjang Timbulsloko Demak, Akses Warga Terputus

Namun, di tengah gelap dan derasnya hujan, petugas PLN justru bergerak cepat tanpa menunggu reda.

Manajer Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Demak, Achmad Suhendro, memastikan pihaknya langsung terjun ke lokasi begitu laporan masuk.

“Kami segera melakukan penggantian tiang yang patah agar pasokan listrik segera normal,” ujar Hendro sambil memantau pergerakan tim di lapangan, Sabtu 17 Mei 2025.

Ia menambahkan, selain mengganti tiang, tim teknis juga melakukan recovery jaringan untuk meminimalkan area terdampak pemadaman.

“Kami tidak bisa menunggu cuaca membaik. Kecepatan adalah kunci. Kami harus berpacu dengan waktu agar warga bisa kembali mendapatkan listrik,” tegasnya.

Sementara hujan belum menunjukkan tanda-tanda berhenti, para teknisi PLN tetap bekerja membelah genangan air dan menahan dingin demi menegakkan kembali tiang-tiang penyambung kehidupan warga.

PLN juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan bila mengalami gangguan kelistrikan.

Hendro menegaskan pentingnya penggunaan aplikasi PLN Mobile dan layanan Contact Center 123 sebagai jalur pelaporan tercepat.

“Kami menghimbau masyarakat untuk segera melaporkan gangguan, terutama saat hujan deras dan petir. Informasi cepat dari warga sangat membantu kami,” kata Hendro.

PLN tidak bisa bekerja sendiri.

Dukungan masyarakat menjadi bahan bakar semangat para teknisi yang berjibaku di tengah badai.

Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa infrastruktur kelistrikan di wilayah rawan cuaca ekstrem membutuhkan perhatian khusus.

Angin kencang bukan sekadar masalah meteorologi, tapi ancaman nyata terhadap jaringan distribusi listrik.

Dalam beberapa tahun terakhir, wilayah pesisir utara Jawa, termasuk Demak, memang kerap dilanda badai mendadak.

Halaman Selanjutnya
img_title