Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PLN Tanam 1.000 Mangrove di Demak, Lawan Abrasi

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PLN dan Forkompinda Demak
Sumber :
  • IST

DEMAK, VIVA Jogja - Demak kembali menorehkan sejarah hijau pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

img_title Kodim Tegal Tutup TMMD ke-123, Pembangunan Jalan dan Layanan Kependudukan Sesuai Target

Sebanyak 1.000 bibit pohon mangrove ditanam di pesisir Desa Surodadi, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Selasa, 28 Mei 2025.

PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta menggandeng Forkopimda Kabupaten Demak dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah untuk mengeksekusi aksi ini.

img_title Alfamart dan Pemkab Tegal Luncurkan Taman Kehati Cacaban: Aksi Nyata Pelestarian Lingkungan

Tujuannya tak main-main—menjaga lingkungan dan melawan abrasi yang terus menggrogoti garis pantai utara Jawa.

Penanaman mangrove ini bukan cuma seremoni.

img_title Pantang Menyerah, Daffa Pelukis Muda Difabel Asal Jepara Siap Harumkan Nama Daerah Lewat Lomba Polri

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen bahkan menyebut aksi itu sebagai investasi harapan.

“Hari ini kita tanam bukan sekadar pohon, tapi harapan. Harapan agar anak cucu kita kelak tetap bisa menikmati alam yang lestari,” ucapnya penuh semangat.

Mangrove memang bukan sekadar tanaman pesisir.

Ia adalah pagar hidup.

Benteng alami melawan ganasnya abrasi yang selama ini menghantui kawasan pesisir Sayung.

Wakil Bupati Demak, M. Badruddin, menyebut abrasi sebagai tantangan serius yang telah mencaplok banyak wilayah pemukiman dan lahan pertanian warga.

“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan semua pihak, termasuk PLN dan masyarakat. Ini membuktikan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Kegiatan ini semakin bermakna karena melibatkan semua elemen.

Mulai dari TNI, Polri, kelompok tani, sampai warga pesisir yang tiap harinya menghadapi kenyataan pahit: rumah makin dekat ke laut.

PLN UID Jateng dan DIY sendiri menyatakan bahwa ini adalah bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

“Penanaman mangrove ini menjadi bentuk komitmen PLN dalam mendukung ketahanan lingkungan, khususnya di wilayah pesisir yang rawan abrasi,” ujar perwakilan PLN.

Langkah ini sejalan dengan semangat Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang tahun ini mengusung tema restorasi ekosistem.

Desa Surodadi memang butuh restorasi, bukan wacana.

Beberapa warga mengaku air laut sudah mencium halaman rumah mereka.

“Kalau nggak ditanami mangrove, nanti habis sawah kami,” ujar Sumarto, petani lokal.

Mangrove jadi harapan terakhir di tengah krisis ruang hidup akibat abrasi dan perubahan iklim.

Halaman Selanjutnya
img_title