SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo Kendal Gagas Tasmi’ Qur’an: Vokasi Tak Lupakan Ilmu Agama

Program Tasmi' Qur'an SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo Kendal
Sumber :
  • IST

KENDAL, VIVA Jogja —SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo, Kabupaten Kendal, secara resmi meluncurkan program Tasmi’ Al-Qur’an sebagai terobosan pendidikan vokasi berbasis nilai-nilai keislaman dan literasi suci.

img_title Tongkang Batu Bara Terdampar dan Mulai Tenggelam, KAWALI Minta Semua Dugaan Diusut

Program tersebut dimulai pada Jumat, 1 Agustus 2025 dengan tasmi’ perdana yang menampilkan 10 siswa perintis, membacakan hafalan dari juz 1, 2, 26, 27, 28, 29 hingga 30 di lingkungan kampus.

Langkah ini mendapat sambutan hangat dari orang tua, warga Muhammadiyah, serta tokoh pendidikan Kendal yang menilai tasmi’ sebagai sarana penguatan karakter siswa vokasi.

img_title DPRD Kulonprogo Dorong Penundaan Larangan Sampah Organik ke TPA Banyuroto, Usulkan Penerapan Bertahap

Sekretaris Dikdasmen PNF PD Muhammadiyah Kendal, Sutadi, menyebut program ini sebagai bentuk penghargaan bagi siswa yang memiliki kemampuan baca dan hafalan Al-Qur’an yang selama ini kerap tak mendapat panggung di sekolah kejuruan.

“Tasmi’ ini adalah jawaban atas minimnya perhatian terhadap potensi Qurani siswa. Di SMKM 4 Sukorejo, potensi mereka akan disinari dan ditumbuhkan dengan cinta,” kata Sutadi.

img_title PP Muhammadiyah Targetkan UMUKA Solo Sejajar UMS, Muh Samsuri Emban Misi Perkuat Kualitas Kampus

Ia menambahkan, program Tasmi’ Al-Qur’an akan dijalankan secara berkelanjutan setiap hari Sabtu, dengan harapan seluruh siswa dapat berpartisipasi seiring waktu berjalan.

Pemilihan siswa dilakukan berdasarkan prestasi hafalan dan bacaan Al-Qur’an saat mereka masih di SMP atau MTs, menjadi indikator awal dalam rintisan ini.

Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi diarahkan menjadi model pendidikan berbasis nilai-nilai Islam di sekolah vokasi Muhammadiyah, terutama di kawasan Kendal bagian utara.

Menurut Sutadi, Tasmi’ akan menjadi bagian dari penguatan kurikulum karakter sekaligus membangun iklim religius yang lebih terasa di lingkungan sekolah kejuruan.

“Dengan membiasakan siswa tampil dan membaca Al-Qur’an secara terbuka, kita melatih keberanian, kecintaan, dan membentuk spiritualitas yang kokoh,” lanjutnya.

Program ini juga dilengkapi dengan pembinaan tahfiz rutin oleh guru-guru Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang telah disiapkan secara khusus.

Para guru tidak hanya mendampingi proses hafalan, tetapi juga membimbing akhlak dan motivasi siswa agar literasi Qur’an benar-benar menyatu dalam karakter sehari-hari.

Dengan Tasmi’ Qur’an, SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo ingin mencetak lulusan vokasi yang tak hanya andal di bidang keahlian kerja, tetapi juga memiliki fondasi moral, spiritual, dan keislaman yang kuat