Polres Pemalang dan Bulog Tegal Gelar Beras Murah di Pasar Beji

Gerakan Pangan Murah Polres Pemalang dan Bulog
Sumber :
  • IST

PEMALANG, VIVA Jogja - Pasar Beji Taman, Kabupaten Pemalang, mendadak riuh pada Jumat 8 Agustus 2025 pagi.

img_title Daging Ayam dan Bahan Bakar Jadi Faktor Kenaikan Harga di Yogyakarta

Beras murah yang dijual lewat Gerakan Pangan Murah hasil kolaborasi Polres Pemalang dan Bulog Cabang Tegal langsung diserbu warga sejak lapak dibuka.

Hanya dalam waktu 30 menit, dua ton beras habis tak tersisa di tangan pembeli.

img_title Inflasi DIY Maret 2026 Terkendali, Ramadan dan Idul Fitri Jadi Faktor Penentu

Kabag Log Polres Pemalang, Kompol Siswanto, mengatakan awalnya pihaknya hanya menyiapkan satu ton beras.

“Alhamdulillah karena antusiasme yang cukup tinggi, beras yang awalnya kami sediakan 1 ton, kami tambah menjadi 2 ton,” ujarnya di lokasi.

img_title Sinergi Pemkab Kulonprogo, Polres, dan Kodim Gelar Pasar Murah Jelang Lebaran

Beras dikemas dalam pack berisi lima kilogram dengan harga Rp 11.500 per kilogram.

Masyarakat yang ingin membeli diwajibkan membawa KTP dan hanya diperbolehkan membeli maksimal dua pack.

“Ini agar semua warga kebagian dan tidak ada yang membeli secara berlebihan,” jelas Siswanto.

Ia menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan di Kabupaten Pemalang.

Rencananya, Gerakan Pangan Murah akan digelar rutin setiap pekan di lokasi yang berbeda.

“Harapannya, kegiatan ini bisa membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, khususnya beras,” tambahnya.

Ia juga berpesan kepada warga untuk tetap mengantre dengan tertib demi kelancaran pembagian.

Di sela antrean, warga Desa Banjaran, Sela (35), mengaku sangat terbantu dengan adanya penjualan beras murah ini.

Harga beras di pasar sekarang sampai Rp 15.000 per kilo, jadi ini sangat membantu,” ungkapnya sambil tersenyum.

Menurutnya, selisih harga sebesar Rp 3.500 per kilogram cukup meringankan beban belanja harian.

Banyak warga bahkan datang lebih awal sebelum lapak dibuka demi memastikan kebagian jatah beras.

Suasana pagi itu semakin meriah dengan ramainya obrolan warga yang bersyukur bisa membawa pulang beras berkualitas dengan harga miring.

Sejumlah pedagang pasar mengaku kegiatan seperti ini juga memberi efek positif bagi perputaran ekonomi setempat.

Walau tidak langsung menguntungkan mereka, kehadiran warga yang membludak ikut menghidupkan suasana pasar.

Polres Pemalang menegaskan akan terus menggandeng Bulog untuk menggelar operasi pasar murah demi menjaga daya beli masyarakat.

Dengan pola distribusi yang teratur dan pembatasan pembelian, diharapkan harga beras di pasaran tetap terkendali.

Halaman Selanjutnya
img_title