Akses jalan Terancam Putus, Bupati Batang Instruksikan Penanganan Darurat Longsor

Bupati Batang M Faiz Kurniawan Tinjau Lokasi Longsor
Sumber :
  • Viva Jogja

Batang –Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meninjau langsung titik longsor di sekitar Jembatan Kemligi, Kecamatan Wonotunggal, Rabu (28/1/2026).

img_title Bhimasena Power Indonesia Tegaskan Transparansi Lingkungan Lewat Buku Biodiversity

Dalam kunjungan tersebut, ia menegaskan perlunya langkah darurat agar akses jalan warga tidak terputus.  

Faiz memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera memasang bronjong berisi batu kali di lokasi terdampak.

img_title Plot Twist! Habis Nangisin Film Children of Heavens, 63 Siswa SDN 3 Bawang Dapet Sepatu dari DPR RI Yoyok Riyo Sudibyo

Upaya ini dilakukan untuk menahan tebing sekaligus mencegah abrasi semakin meluas.  

“Langkah cepat ini penting supaya jalan tidak sampai putus total,” ujarnya.  

img_title Tolak Ketua PAC Baru, Musancab PDI Perjuangan Batang Ricuh, 21 Ranting Walkout

Menurutnya, penanganan darurat menjadi prioritas sembari menyiapkan perbaikan permanen.

Jika dibiarkan, kerusakan bisa bertambah parah dan biaya penanganan akan lebih besar.  

“Kalau sampai jembatan putus, beban anggaran akan jauh lebih berat. Karena itu kita amankan dulu,” tegasnya.  

Dalam kesempatan tersebut, Faiz juga menyinggung kondisi Jalan Desa Sedang–Kemligi yang rusak parah dan sempat ramai diperbincangkan.

Ia menekankan bahwa ruas tersebut berstatus jalan desa, namun pemerintah daerah tetap memberi dukungan melalui Bantuan Keuangan Desa (Bankeudes).  

“Pemda sudah mengalokasikan Rp100 juta lewat Bankeudes. Dari provinsi juga ada tambahan bantuan.

Dengan dana itu, separuh kerusakan jalan bisa segera diperbaiki sehingga akses warga lebih layak,” jelasnya.  

Faiz menambahkan, intervensi di area jembatan dan tebing sungai dilakukan agar desa tidak menanggung beban lebih besar jika kerusakan meluas.  

“Kalau tanggul atau jembatan sampai jebol, desa akan kesulitan menanggung dampaknya. Karena itu kita lakukan pencegahan lebih awal,” ujarnya.

Pemkab Batang memastikan pemantauan kondisi lapangan terus dilakukan, terutama di musim hujan, untuk mengantisipasi potensi longsor susulan di wilayah perbukitan Wonotunggal.