Kecelakaan Beruntun di Pantura Batang, Truk Rem Blong Tabrak Sigra dan Trailer

Kecelakaan beruntun di jalur pantura Batang libatkan 3 kendaraan
Sumber :
  • Viva Jogja

Batang –Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Desa Surodadi, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, pada Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

img_title Plot Twist! Habis Nangisin Film Children of Heavens, 63 Siswa SDN 3 Bawang Dapet Sepatu dari DPR RI Yoyok Riyo Sudibyo

Insiden yang melibatkan tiga kendaraan ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian materi ditaksir mencapai Rp20 juta.  

Kasat Lantas Polres Batang, AKP Eka Hendra, menjelaskan bahwa kecelakaan berawal ketika truk tronton bernomor polisi G-8381-OF melaju dari arah barat menuju timur.

img_title Tolak Ketua PAC Baru, Musancab PDI Perjuangan Batang Ricuh, 21 Ranting Walkout

Saat melewati jalan menurun, diduga sistem pengereman kendaraan tersebut tidak berfungsi dengan baik.

“Rem blong menjadi dugaan awal penyebab kecelakaan. Truk kemudian menabrak minibus Daihatsu Sigra G-1336-L yang berada di depannya,” ungkapnya.  

img_title Rizal Bawazier Desak Truk Sumbu Tiga Masuk Tol, Satlantas Batang Gencarkan Imbauan

Benturan tersebut membuat minibus terdorong ke sisi kiri jalan.

Tak berhenti di situ, truk tronton juga menabrak truk trailer H-8912-OH yang melaju searah di depannya hingga terguling di badan jalan.

Meski kecelakaan tampak cukup parah, tidak ada korban meninggal maupun luka berat.  

Identitas pengemudi yang terlibat telah dikantongi pihak kepolisian.

Truk tronton dikemudikan Aris Mudiyono (40) asal Tegal, sementara truk trailer dikemudikan Faizin (45) warga Kendal.

Adapun minibus Daihatsu Sigra dikemudikan Supriyanto (37) warga Batang.  

Kasat Lantas AKP Eka Hendra mengatakan  pihaknya segera melakukan olah TKP dan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pengemudi.

“Kami mengimbau seluruh pengendara, khususnya kendaraan besar, untuk selalu memastikan kondisi rem dan kelayakan kendaraan sebelum beroperasi. Keselamatan di jalan raya adalah prioritas,” tegas AKP Eka Hendra.  

Dengan tidak adanya korban jiwa, kasus ini tetap menjadi perhatian aparat kepolisian sebagai upaya pencegahan kecelakaan serupa di jalur nasional yang dikenal padat kendaraan.