PKDI Demak Resmi Dikukuhkan, Kades Kompak Hadapi Tantangan Anggaran 2026
- Viva Jogja
Demak –Sebanyak 180 kepala desa dari seluruh Kabupaten Demak menghadiri pengukuhan Dewan Pimpinan Cabang Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (DPC PKDI) Demak yang berlangsung di Hotel Amantis, Senin (2/2/2026).
Mahfudin, Ketua DPC PKDI Demak, menegaskan bahwa momen ini menjadi tonggak penting untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan para kepala desa.
Menurutnya, kekompakan adalah modal utama agar organisasi mampu berkembang dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat desa.
“Alhamdulillah, semangat kebersamaan bisa kita tunjukkan. Kalau kompak, insyaallah PKDI di Demak akan semakin maju,” ujarnya.
Mahfudin menekankan bahwa PKDI hadir sebagai wadah perjuangan kepala desa untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga peningkatan kesejahteraan.
Meski terdapat organisasi kepala desa lain di tingkat nasional, ia menegaskan bahwa aspirasi di Demak tetap disatukan dalam wadah internal bernama Demang Bintoro.
“Pengalaman boleh kita ambil dari luar, tapi aspirasi tetap kita bawa ke satu wadah. Dengan begitu tidak ada perpecahan,” jelasnya.
Dalam sambutannya, Mahfudin menyoroti penurunan drastis Dana Desa (DD) tahun 2026.
Jika sebelumnya setiap desa menerima alokasi Rp1,2–1,3 miliar, kini anggaran hanya sekitar Rp373 juta, bahkan ada yang di bawah Rp100 juta.
“Dengan anggaran sekecil itu, jelas tidak cukup untuk mendukung seluruh program. Apalagi bagi desa yang tidak memiliki Pendapatan Asli Desa. Maka kepala desa harus pandai mencari aspirasi agar pembangunan tetap berjalan,” tegasnya.
Sebagai langkah strategis, PKDI Demak akan memperkuat komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk legislatif, untuk memperjuangkan tambahan dukungan bagi desa.
Mahfudin juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas. Ia menekankan agar kepala desa tidak terjebak kepentingan pribadi dan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat.
“Kita harus ingat niat awal menjadi kepala desa. Jangan sampai ada masalah yang tidak sewajarnya. Kepentingan masyarakat harus selalu diutamakan,” katanya.
Dalam pengukuhan tersebut, Mahfudin ditetapkan sebagai Ketua, Suratman sebagai Sekretaris, dan Moh Rifai sebagai Bendahara.
Sementara jajaran penasihat terdiri dari Supriyanto, Mustafiin, Mahfut, dan M. Romli.
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua DPD PKDI Jawa Tengah, Hj. Musyarokah, disaksikan jajaran pengurus serta tamu undangan.