Dari Slawi Kulon ke Panggung Prestasi, Abigail Tunjukkan Matematika Bisa Jadi Jalan Mimpi

Siswi berprestasi Tegal, Mardhatilla Abigail Abdillah
Sumber :
  • viva jogja

TEGAL, VIVA Jogja — Nama Mardhatilla Abigail Abdillah perlahan namun pasti mencuat sebagai salah satu potret siswa sekolah dasar berprestasi dari Kabupaten Tegal yang konsisten menorehkan capaian akademik di bidang matematika.

img_title AHA Moment di Tegal, Cara Baru Belajar Tanpa Tekanan dari SD Bumimu Adiwerna

Siswi kelas VI SDN Slawi Kulon 3 ini menunjukkan bahwa ketekunan, rasa ingin tahu, dan pendampingan keluarga mampu melahirkan prestasi yang melampaui batas ruang kelas.

Didampingi sang ibu, Juwita Indriyani Sari, Abigail yang akrab disapa Bee dikenal memiliki minat besar pada pelajaran yang menantang logika sejak usia dini.

img_title Pidato Mahasiswi Kebidanan TMU Ini Bikin Haru: Ayahku Penjual Ikan, Tapi Mimpiku Tetap Besar

Menurut Juwita, ketertarikan Bee pada dunia ilmu pengetahuan bermula dari kebiasaannya menonton tayangan edukatif Clash of Class (CoC) yang mempertemukan anak-anak berprestasi dari berbagai daerah di Indonesia.

Dari tayangan tersebut, Bee mulai berani bermimpi dan membayangkan dirinya berada di posisi para peserta yang tampil percaya diri dengan kemampuan akademik yang menonjol.

img_title Juara Internasional! Kennard, Murid SD dari Tegal Taklukkan Olimpiade Matematika Dunia

“Dari Clash of Class itu Bee jadi termotivasi, dia sering bilang ingin bisa seperti kakak-kakak yang pintar dan berprestasi,” ujar Juwita.

Minat pada matematika tidak hadir secara instan, melainkan tumbuh seiring dengan kebiasaan Bee menghadapi tantangan soal-soal logika yang menuntut ketelitian dan ketekunan.

Juwita mengungkapkan bahwa proses pendampingan Bee tidak berjalan sendiri, melainkan melalui kerja sama keluarga yang menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama.

Peran guru di sekolah juga menjadi faktor penting dalam perjalanan prestasi Bee, terutama dalam memberikan informasi dan akses terhadap berbagai ajang kompetisi akademik.

“Hasil ini juga tidak lepas dari guru kelas Bee yang aktif memberikan informasi lomba dan terus menyemangati,” tutur Juwita.

Sepanjang tahun 2025, putri pertama pasangan Chandra Fany Abdillah dan Juwita Indriyani Sari ini mencatatkan sederet prestasi di tingkat Provinsi hingga nasional.

Abigail tercatat sebagai Finalis Kompetisi Matematika, Sains, dan Bahasa Inggris (KMSI) tingkat Provinsi Jawa Tengah pada bidang Matematika.

Namanya juga masuk sebagai Finalis Chanakya Ekadanta Olympiade tingkat nasional bidang Matematika, sebuah ajang bergengsi yang diikuti peserta dari berbagai daerah.

Tak berhenti di situ, Bee kembali lolos sebagai Finalis Competition Olympiad Sains, Matematika, Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia (COSMII) tingkat nasional pada bidang Matematika.

Halaman Selanjutnya
img_title