KEK Industropolis Batang Dorong Pariwisata Lewat Festival Budaya dan UMKM

Industropolis Festival di KEK Industropolis Batang
Sumber :
  • Viva Jogja

BATANG, VIVA Jogja –Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, yang berada di bawah Holding BUMN Danareksa, menegaskan komitmennya sebagai destinasi wisata berbasis industri dan budaya melalui penyelenggaraan Industropolis Festival pada 6 Februari 2026.

img_title Tak Hanya Ngaji, Ponpes Al Khafifiyah Batang Hadirkan Pengobatan Gratis untuk 500 Warga

Agenda ini sekaligus menjadi bagian dari perayaan HUT ke-5 kawasan tersebut.

Festival yang digelar secara gratis dan terbuka untuk masyarakat ini berhasil menarik lebih dari 10.000 pengunjung dari Batang dan daerah sekitarnya.

img_title Tak Salah Rute, Umroh Transit China dari Kafa Tour Batang Justru Jadi Daya Tarik Baru

Kehadiran ribuan warga menunjukkan antusiasme tinggi terhadap konsep kawasan industri yang berpadu dengan potensi pariwisata inklusif dan berkelanjutan.

Industropolis Festival menghadirkan beragam pertunjukan seni yang menampilkan kekayaan budaya Batang.

img_title Tekan Turnover Karyawan, KEK Industropolis Batang Latih 160 Siswa SMK Lewat PRIMA 2026

Di antaranya penampilan KBBS (Marching Pring), Bolodewa, tari dari Sanggar Prastikasmara, Bondan Sanubari, Serempet Gudal, hingga Tata Naluri Etnic Project.

Puncak acara semakin meriah dengan kehadiran grup musik Guyon Waton, yang sukses menghidupkan suasana dan menyatukan energi ribuan penonton.

Selain menjadi ruang ekspresi budaya, festival ini juga melibatkan pelaku UMKM dari desa penyangga kawasan.

Partisipasi mereka tidak hanya memperkuat ekonomi lokal, tetapi juga menghadirkan nilai sosial: 10 persen dari setiap transaksi di tenant UMKM didonasikan untuk membantu korban bencana di Aceh.

Melalui festival ini, KEK Industropolis Batang menegaskan perannya sebagai kawasan yang tidak hanya produktif secara ekonomi, tetapi juga hidup secara sosial dan berakar pada budaya lokal.

Langkah ini sejalan dengan dukungan pemerintah dalam mendorong pengembangan kawasan ekonomi khusus yang inklusif, berdaya saing, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.