Deklarasi Jogo Demak, Ketua DPRD Zayinul Fata Yakin Stabilitas Keamanan Idul Fitri 1447 H

Deklarasi Jogo Demak forkompinda Kabupaten Demak
Sumber :
  • Ist

DEMAK, VIVA Jogja - Geliat politik dan sosial di Kabupaten Demak nampaknya mulai memanas.

img_title Bupati Witiarso Usulkan APBD 2027 Rp2,5 Triliun, Lima Isu Strategis Jadi Prioritas

Namun kali ini panasnya suhu tersebut diarahkan untuk mendinginkan suasana menjelang bulan suci melalui Deklarasi Jogo Demak.

"Saya melihat sebuah komitmen besar yang lahir dari rahim keprihatinan atas maraknya penyakit masyarakat yang kerap mengusik kekhusyukan ibadah rakyat di Kota Wali ini," ucapnya.

img_title 19 Tahun Mengabdi untuk Desa, Pak Surur Dapat Perhatian Ketua DPRD Jepara

Zayinul Fata, sang nakhoda DPRD Kabupaten Demak, dengan suara lantang menegaskan bahwa stabilitas keamanan adalah harga mati yang harus dijaga selama Ramadan hingga Idul Fitri 1447 H.

Pertemuan lintas sektoral di Gedung Grhadika Bina Praja pada Senin, 23 Februari 2026, menjadi saksi bisu bagaimana para petinggi daerah ini mencoba menyatukan visi.

img_title Kecelakaan Mengerikan di Jalur Jepara–Kudus, Pasutri Terlindas Truk Setelah Diduga Ambil Jalur Kanan

Stabilitas keamanan bukan sekadar jargon politik musiman, melainkan sebuah kebutuhan dasar agar masyarakat bisa beribadah dengan tenang tanpa gangguan kebisingan maksiat.

Dalam pandangan Zayinul Fata, mustahil kita bicara soal kemajuan daerah jika urusan ketertiban umum di level paling bawah masih compang-camping dan penuh lubang.

“Keamanan dan ketertiban adalah fondasi utama; tanpa stabilitas, seluruh agenda pembangunan dan pelayanan masyarakat tidak akan berjalan optimal,” tegas Zayinul dengan sorot mata tajam.

Beliau nampaknya paham betul bahwa kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah dipertaruhkan dalam momen krusial seperti perayaan hari besar keagamaan ini.

Oleh sebab itu, DPRD Demak memberikan cek kosong dalam bentuk dukungan penuh kepada aparat penegak hukum untuk bertindak tegas tanpa pandang bulu di lapangan.

Kita tidak ingin melihat hukum hanya tajam ke bawah namun tumpul ke samping, terutama saat berhadapan dengan sindikat penyakit masyarakat yang membandel.

Banyak pihak yang skeptis bahwa deklarasi seperti ini hanyalah ajang kumpul-kumpul pejabat yang minim realisasi di tingkat akar rumput setelah kamera wartawan dimatikan.

Namun, Deklarasi Jogo Demak kali ini diklaim memiliki semangat yang berbeda karena melibatkan seluruh elemen Forkopimda secara lebih intensif dan terukur.

Fokus utama mereka adalah menyukseskan Ramadan 1447 H agar berjalan kondusif, di mana kenyamanan warga menjadi indikator keberhasilan yang paling utama.

Halaman Selanjutnya
img_title