OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia A Rafiq Ditangkap hingga Sejumlah Kantor Disegel
- ist
PEKALONGAN, VIVA Jogja – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Pekalongan, Selasa 3 Maret 2026.
OTT KPK Berujung penyegelan sejumlah kantor strategis di lingkungan pemerintah daerah.
OTT KPK di Kabupaten Pekalongan membuat Kantor Bupati dan ruang Sekretaris Daerah dipasangi segel putih berlogo KPK bertanggal 3-3-2026.
OTT KPK di Kabupaten Pekalongan juga menyasar lima dinas penting yang selama ini menangani sektor perdagangan, infrastruktur, perumahan, koperasi, hingga ketertiban umum.
Pantauan di lokasi menunjukkan segel resmi terpasang di pintu ruang bupati dan ruang sekda lengkap dengan tanda tangan penyidik.
Lima dinas yang ikut disegel yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pekalongan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pekalongan, Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Pekalongan, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Pekalongan, serta Satpol PP Kabupaten Pekalongan.
Pasca penyegelan, suasana kantor tetap berjalan dengan penjagaan ketat dan akses dibatasi.
Sekretaris DPU-TR Kabupaten Pekalongan Untoyo memberikan arahan langsung saat apel pagi kepada ASN, tenaga outsourcing, dan pegawai magang.
Ia membenarkan adanya kegiatan KPK di lingkungan DPU-TR pada malam sebelumnya.
“Kepada seluruh ASN, tetap tenang, tidak perlu berasumsi, dan tetap bekerja sesuai tupoksi,” ujarnya di hadapan pegawai.
Untoyo menegaskan ruang Kepala Dinas yang telah disegel harus dikosongkan sepenuhnya tanpa aktivitas apa pun.
Untuk menjaga operasional, akses pegawai diarahkan melalui tangga tengah dan pintu lobi, sementara bagian keuangan menggunakan jalur sekretariat.
Ia mengingatkan seluruh pegawai agar tidak terpengaruh isu liar dan tetap menjaga integritas.
“Pelayanan masyarakat harus tetap berjalan sesuai SOP, tidak perlu berpolemik,” tegasnya.
OTT KPK di Kabupaten Pekalongan ini menjadi perhatian publik karena menyentuh pusat pengambilan kebijakan daerah.
Penyegelan sejumlah ruang strategis mengindikasikan adanya proses hukum serius yang tengah berjalan.
Pemkab Pekalongan memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan sembari menghormati proses hukum yang berlangsung.
Selain itu sejumlah mobil dinas juga tampak diparkir di Mapolres Pekalongan Kota.