Pembersihan Pohon Tumbang di Pantura Batang Rampung Dini Hari, Arus Lalu Lintas Kembali Normal
- Viva Jogja
BATANG, VIVA Jogja –Proses evakuasi pohon tumbang yang menutup jalur utama Pantura di Kabupaten Batang berlangsung hingga larut malam, Rabu (4/3/2026).
Kapolres Batang AKBP Veronica turun langsung ke lokasi untuk memastikan akses jalan kembali lancar setelah sempat terputus akibat hujan deras disertai angin kencang.
Sejak sore hari, cuaca ekstrem melanda sejumlah kecamatan di Batang.
Pohon-pohon besar roboh hampir bersamaan di beberapa titik, menutup jalan dan merusak jaringan listrik. Kondisi ini sempat membuat arus kendaraan di Pantura Subah lumpuh total.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama masyarakat, Polres Batang, BPBD, PLN, dan seluruh instansi terkait, jalur Pantura yang sempat terputus kini sudah kembali normal,” ujar AKBP Veronica, Kamis (5/3/2026) dini hari.
Musibah tersebut tidak hanya mengganggu mobilitas, tetapi juga menelan korban jiwa.
Tercatat tiga orang meninggal dunia akibat tertimpa pohon tumbang di lokasi berbeda.
Korban pertama, Tarto Mulyo, warga Desa Kuripan, Subah, tewas di tempat setelah tertimpa tiang listrik yang roboh bersama pohon jati di jalur Desa Subah–Gondang.
Korban kedua, Kusno, warga Kendal, meninggal di wilayah Subah. Kronologi lengkap masih dalam penyelidikan aparat.
Korban ketiga terjadi di Kecamatan Gringsing, ketika sebuah pohon tumbang di Desa Surodadi menimpa seorang pengendara hingga meninggal dunia.
Identitas korban masih menunggu hasil pemeriksaan Tim Inafis.
Petugas gabungan bekerja tanpa henti memotong batang pohon dan memperbaiki jaringan listrik.
Pembersihan dilakukan hingga dini hari demi memastikan jalur Pantura—yang menjadi akses vital transportasi nasional—tidak kembali terganggu.
Selain korban jiwa, insiden ini juga menyebabkan kerusakan tiang listrik dan sempat mengganggu distribusi energi di sejumlah titik.
Aparat kepolisian masih melakukan pendataan lanjutan terkait dampak cuaca ekstrem tersebut.
Kapolres Batang mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan deras dan angin kencang yang masih mungkin terjadi.
Warga diminta berhati-hati saat melintas di jalur dengan pepohonan besar, terutama ketika cuaca tidak bersahabat.
Hingga Kamis dini hari, arus lalu lintas di Pantura Subah sudah kembali lancar dan dapat dilalui kendaraan dari kedua arah.