Rob dan Angin Kencang Terjang Timbulsloko Demak, Akses Warga Terputus

Dukuh Timbulsloko, Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak
Sumber :
  • Viva Jogja

DEMAK, VIVA Jogja– Bencana alam berupa angin kencang yang disertai rob tinggi dan gelombang besar menerjang Dukuh Timbulsloko, Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Rabu 4 Maret 2026 sore. 

img_title Kecelakaan Mengerikan di Jalur Jepara–Kudus, Pasutri Terlindas Truk Setelah Diduga Ambil Jalur Kanan

Akibat kejadian tersebut, jalan panggung jembatan penghubung antarpermukiman warga rusak parah dan terputus.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.00 hingga 17.45 WIB. 

img_title Program Ananda Bersinar Diluncurkan, Pemkab Demak dan BNN Perkuat Perang Melawan Narkoba

Kondisi cuaca ekstrem dengan arus laut besar dari arah Semarang memperparah dampak kerusakan di wilayah pesisir tersebut. 

Jalan panggung jembatan sepanjang hampir 500 meter dilaporkan tidak dapat dilalui, sehingga menghambat mobilitas warga.

img_title BMKG DIY Umumkan Status Waspada Kekeringan, Bantul dan Gunungkidul Jadi Fokus Antisipasi

Ketua Karang Taruna Dukuh Timbulsloko, Roni, mengatakan selain kerusakan infrastruktur, sejumlah rumah warga juga terdampak. 

“Total ada enam rumah yang mengalami kerusakan. Dua rumah rusak berat dan empat rumah lainnya rusak ringan akibat terpaan angin kencang,” ujarnya.

Dua rumah yang mengalami kerusakan berat masing-masing milik Mujiyanto dan Ngadiyanto. Sementara rumah milik Juweni, Ashar, Siti, dan Nur Kayati mengalami kerusakan ringan.

Meski mengakibatkan kerusakan cukup parah, Roni memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Alhamdulillah warga selamat. Namun akses kami terputus dan saat ini membutuhkan bantuan untuk evakuasi serta perbaikan sementara,” katanya.

Warga berharap adanya bantuan segera, terutama untuk perbaikan akses jalan panggung agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan. 

Selain itu, bantuan perbaikan rumah warga yang rusak juga sangat dibutuhkan untuk meringankan beban korban terdampak bencana.

Hingga kini, warga bersama Karang Taruna setempat masih melakukan upaya penanganan darurat sambil menunggu bantuan dari pihak terkait.

Para warga diharapkan untuk mewaspadi cuaca ekstrem yang saat ini sedang melanda pulau jawa.

Berdasarkan keterangan BMKG, cuaca ekstrem diramalkan akan terus terjadi hingga 7 Maret 2026.

Untuk warga yang bepergian ke luar rumah lebih baik menepi jika ada hujan disertai angin kencang.

Masyarakat harus waspada tidak hanya di wilayah pesisir tapi juga di dataran tinggi.

Warga Kabupaten Demak harap waspada karena cuaca ekstrem melanda tidak hanya kabupaten Demak, tapi juga wilayah lain dan hampir merata.