Kpw BI Tegal Dorong Ekspor Kopi Robusta Pekalongan, 19,8 Ton Dikirim ke Yunani

19,8 Ton Kopi Robusta Pekalongan Diekspor ke Yunani
Sumber :
  • Viva Jogja

PEKALONGAN, VIVA Jogja –Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Tegal kembali mencatat capaian penting dalam penguatan komoditas unggulan daerah.

img_title Lestarikan Batik Lewat Isyarat Jemari, Cerita Ruang Setara untuk Siswa Difabel di Rumah Batik TBIG Pekalongan

Sebanyak 19,8 ton kopi Robusta asal Kabupaten Pekalongan resmi dilepas untuk ekspor ke Yunani.

Pengiriman dilakukan melalui Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menuju Pelabuhan Thessaloniki, sebelum didistribusikan lebih lanjut ke wilayah Makedonia.  

img_title Kisah David UMKM Pekalongan, Merintis C&L Fashion Hingga Tembus Pasar Nasional Lewat Shopee

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Bank Indonesia dalam mendorong UMKM berorientasi ekspor sekaligus memperkuat daya saing kopi Nusantara di pasar global.  

Sebelumnya, pada November 2025, kopi Robusta Pekalongan telah menembus pasar Yunani dengan volume 59,4 ton yang dikemas dalam tiga kontainer biji kopi hijau (green bean).

img_title SERAMBI 2026, BI Tegal Siapkan Rp5,3 Triliun untuk Penukaran Uang Baru

Ekspor tersebut digarap oleh KUB Lumbung Kopi Nusantara, kelompok tani sekaligus UMKM binaan KPwBI Tegal yang berlokasi di Desa Limbangan, Kecamatan Karanganyar.  

KUB Lumbung Kopi Nusantara mengelola lahan seluas 60 hektar di kawasan perhutanan sosial Perhutani KPH Pekalongan Timur.

Produk yang dihasilkan mencakup green bean, roasted bean, hingga kopi bubuk.

Keberhasilan ekspor dalam skala kontainer ini menjadi tonggak penting bagi kopi Pekalongan untuk memperluas pasar internasional.  

Sejak 2024, KUB Lumbung Kopi Nusantara aktif mengikuti berbagai program peningkatan kapasitas yang difasilitasi Bank Indonesia.

Di antaranya pelatihan pascapanen di Purwokerto, kurasi mutu green bean di Jakarta, partisipasi dalam Java Coffee & Flavour Festival di Surabaya, hingga Export Coaching Program (ECP) Kementerian Perdagangan bersama KPwBI Jawa Tengah.  

Pada ajang Java Coffee & Flavour Festival 2025, kelompok ini bahkan meraih Juara I QRIS Racing dan Harapan I Kopi Bersuara, yang semakin mengukuhkan reputasi kopi Pekalongan di tingkat nasional.  

Selain menjaga stabilitas nilai Rupiah, Bank Indonesia sejak 2006 konsisten menjalankan program pengembangan klaster UMKM komoditas unggulan daerah.

Untuk sektor kopi, BI mendorong penguatan kelompok tani, peningkatan kualitas produksi, serta fasilitasi akses pasar domestik maupun ekspor.  

Ekspor kopi Robusta Pekalongan kali ini diharapkan memberi kontribusi nyata terhadap devisa negara, peningkatan pendapatan petani, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan ekonomi berbasis komoditas unggulan daerah.

Ke depan, BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dan pelaku usaha agar UMKM kopi semakin berdaya saing dan berkelanjutan.