Mudik Gratis Demak 2026 Diserbu Perantau, Ratusan Warga Tiba dari Jabodetabek
- Viva Jogja
DEMAK, VIVA Jogja – Ratusan warga Kabupaten Demak yang merantau di wilayah Jabodetabek akhirnya bisa pulang kampung melalui program mudik gratis yang difasilitasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Rombongan pemudik tiba di Pendopo Kabupaten Demak dan disambut langsung oleh Bupati Demak Eisti’anah bersama jajaran pemerintah daerah, Senin, 16 Maret 2026.
Program bertajuk “Mudik Gampang Balik Tenang” ini menjadi solusi bagi para perantau yang ingin pulang kampung tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi yang cukup besar.
Salah satu pemudik, Azrul Fadli, warga Kecamatan Wedung, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut.
Ia mengatakan biaya tiket bus dari Jakarta menuju Demak bisa mencapai ratusan ribu rupiah.
“Kalau naik bus sendiri tiketnya sekitar Rp600 ribu per orang. Saya pulang bersama tiga orang, jadi sangat membantu sekali. Terima kasih kepada Pemprov Jateng dan Pemkab Demak,” kata Azrul.
Azrul yang telah merantau di Jakarta selama sekitar 15 tahun dan bekerja di bengkel bubut itu juga menyebut perjalanan berlangsung lancar tanpa kendala. Rombongan berangkat dari Jakarta sekitar pukul 09.00 WIB dan tiba di Demak sekitar pukul 16.00 WIB.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Demak Akhmad Sugiharto mengatakan tahun ini kuota bus untuk pemudik tujuan Demak mengalami penambahan.
“Hari ini ada enam bus yang tiba di Demak. Empat dari Dinas Perhubungan, satu dari Baznas, dan satu dari Jasa Raharja. Besok rencananya ada delapan bus lagi yang datang dari Bogor dan Jakarta,” ujarnya.
Sugiharto berharap program mudik gratis ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun karena sangat membantu masyarakat perantau.
Ia juga mengingatkan para pemudik agar tetap menjaga nilai dan budaya masyarakat Demak saat kembali ke kampung halaman.
“Kalau sudah masuk Demak, jadilah orang Demak. Budaya yang kurang baik dari kota rantau tidak perlu dibawa pulang. Kami juga berharap para pemudik bisa membelanjakan uangnya di Demak agar ekonomi daerah ikut bergerak,” katanya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan Demak Arief Sudaryanto memastikan seluruh armada bus yang digunakan dalam program mudik gratis telah melalui proses pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check.