Polres Demak Imbau Takbiran Tanpa Sound Berlebihan dan Miras

Ilustrasi sound horeg
Sumber :
  • Viva Jogja

DEMAK, VIVA Jogja - Menjelang malam takbir, jajaran Kepolisian Resor Demak mengintensifkan langkah preemtif guna memastikan situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif. Seluruh Bhabinkamtibmas diterjunkan sebagai garda terdepan untuk melakukan edukasi serta pendekatan persuasif kepada masyarakat di wilayah binaan masing-masing.

img_title Program Ananda Bersinar Diluncurkan, Pemkab Demak dan BNN Perkuat Perang Melawan Narkoba

Hal tersebut disampaikan Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra, saat memimpin apel pagi di Lapangan Wicaksana Laghawa Mapolres Demak, Kamis 19 Maret 2026. Dalam arahannya, AKBP Samel menekankan pentingnya peran Bhabinkamtibmas dalam mencegah potensi gangguan Kamtibmas sejak dini.

Ia mengingatkan, tradisi takbir keliling atau takbir mursal tidak seharusnya dimaknai sebagai ajang hura-hura. Menurutnya, perayaan yang berlebihan justru berpotensi menimbulkan kerawanan, baik bagi masyarakat maupun diri sendiri. Masyarakat juga diimbau untuk melaksanakan takbiran di masjid maupun mushola secara tertib dan khidmat.

img_title Sowan Girikusumo Demak, Menag : Kedepankan Nilai Kepemimpinan Santri dan Budaya Tabayyun

“Lakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Ajak warga untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas, serta tidak merayakan malam takbir secara berlebihan,” ujarnya.

AKBP Samel juga menyoroti pengalaman tahun sebelumnya, di mana sejumlah gangguan Kamtibmas terjadi saat malam takbir di wilayah Kabupaten Demak. 

img_title Dari Kelulusan ke Kepedulian, MTsN 3 Demak Berbagi dengan Warga Korban Rob

Insiden tersebut dipicu penggunaan sound system berlebihan serta konsumsi minuman keras, yang berujung pada perkelahian antar kelompok hingga menimbulkan korban jiwa, khususnya di Kecamatan Bonang.

Sebelumnya, Ketua MUI Kabupaten Demak, KH. Abdullah Arief Cholil, telah mengimbau masyarakat agar merayakan malam takbir dengan penuh kekhidmatan serta tidak berlebihan.

“Takbir adalah bentuk syiar dan ungkapan rasa syukur. Mari kita rayakan dengan tertib, tidak berlebihan, serta tetap menjaga Kamtibmas dan keselamatan bersama,” ujarnya.

Hal senada juga telah disampaikan Ketua PCNU Demak, KH. Muhammad Aminudin. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan malam takbir sebagai momentum mempererat ukhuwah serta menjaga ketenangan lingkungan.

“Mari kita isi malam takbir dengan kegiatan positif dan penuh makna. Hindari konvoi berlebihan yang berpotensi menimbulkan kerawanan, serta bersama-sama menjaga ketertiban,” tuturnya.

AKBP Samel menambahkan, semangat “Jogo Demak” selalu digaungkan sebagai bentuk kolaborasi antara masyarakat dan aparat dalam menjaga keamanan wilayah. Gerakan ini menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.