Alfamart dan Baby Happy Sulap Gerai Jadi Posyandu Modern, Ibu-Ibu Tegal Antusias
- ist
TEGAL, VIVA Jogja — Gerai minimarket kini bukan lagi sekadar tempat belanja kebutuhan harian.
Di Desa Tuwel, Kabupaten Tegal, halaman justru berubah menjadi pusat layanan kesehatan ibu dan anak yang dipadati warga sejak pagi.
Melalui kolaborasi bersama , program Alfamart Sahabat Posyandu kembali digelar sebagai bagian dari gerakan nasional layanan kesehatan dasar yang menyasar lebih dari 6.000 ibu dan anak di 34 kota Indonesia sepanjang Februari hingga Mei 2026.
Salah satu titik pelaksanaan berlangsung di Gerai Alfamart Tuwel pada Selasa, 19 Mei 2026.
Puluhan ibu terlihat datang membawa balita mereka untuk mengikuti pemeriksaan tumbuh kembang, konsultasi kesehatan, hingga edukasi gizi keluarga.
Program ini menjadi bagian dari upaya mendekatkan layanan kesehatan langsung ke lingkungan masyarakat melalui pemanfaatan area gerai ritel modern.
Tidak hanya pemeriksaan kesehatan dasar, peserta juga mendapatkan vitamin, makanan tambahan, hingga edukasi pencegahan ruam popok bagi anak.
General Manager Corporate Communications , Rani Wijaya mengatakan program Sahabat Posyandu terus diperluas karena dinilai efektif menjangkau masyarakat secara langsung.
“Alfamart Sahabat Posyandu akan terus menjangkau lebih banyak ibu dan anak agar mendapatkan layanan kesehatan yang memadai. Pada 2026, kami memperkuat program ini dengan menambah jumlah titik pelaksanaan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” ujar Rani.
Menurutnya, program tersebut bukan sekadar kegiatan CSR biasa, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung kualitas kesehatan generasi masa depan Indonesia.
Sejak pertama kali diluncurkan pada awal 2023, program Alfamart Sahabat Posyandu tercatat telah menjangkau puluhan ribu penerima manfaat di berbagai daerah.
Sepanjang 2025 saja, sekitar 30.000 ibu dan anak telah mengikuti layanan kesehatan melalui pemanfaatan gerai-gerai Alfamart sebagai lokasi posyandu alternatif.
Agar kualitas layanan tetap sesuai standar kesehatan, pelaksanaan program turut melibatkan kader posyandu dan dinas kesehatan setempat.
“Program ini didukung penuh oleh kader posyandu dan dinas kesehatan setempat, sehingga layanan pemantauan tumbuh kembang anak dapat tersampaikan secara maksimal dan sesuai standar,” tambah Rani.
Kolaborasi bersama juga menjadi penguatan penting dalam kampanye kesehatan ibu dan anak yang kini semakin dekat dengan masyarakat akar rumput.