Bupati Tegal Resmikan Kampung Ternak Organik, 103 Kambing Jadi Mesin Ekonomi Warga

Peluncuran Balai Ternak Baznas Tegal
Sumber :
  • ist

TEGAL, VIVA JogjaDesa Danawarih di Kecamatan Balapulang perlahan mulai membangun identitas baru sebagai kampung ternak dan pertanian organik masa depan di Kabupaten Tegal.

img_title BAZNAS dan Rutan Jepara Jajaki Kolaborasi Berdayakan Mantan Narapidana

Hal itu ditandai dengan peluncuran Program Balai Ternak Baznas Harapan Ternak hasil kolaborasi dan pada Kamis, 21 Mei 2026.

Program tersebut tidak hanya menghadirkan bantuan ternak, tetapi juga membangun sistem pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis peternakan terpadu dan pertanian organik.

img_title Dari Tegal untuk Jawa Tengah, Alumni UNJ Siap Kolaborasi Bangun Pendidikan

Dalam kegiatan itu juga dikenalkan Kampung Ternak Sawah Pancakaki serta Joglo Omah Mijil Pancakaki Tegal sebagai pusat pengorganisasian warga menuju transformasi pertanian ramah lingkungan.

Peluncuran program dihadiri langsung oleh , jajaran Baznas RI, Baznas Kabupaten Tegal, akademisi UIN Walisongo, Forkopimcam Balapulang, hingga kelompok peternak lokal.

img_title Bukan Renovasi Kubah, BAZNAS Jepara Pilih Bangun Masa Depan Jamaah

Bupati Tegal menilai program tersebut menjadi contoh nyata pemberdayaan masyarakat yang tidak berhenti pada bantuan semata.

“Pemerintah Kabupaten Tegal menjadi salah satu penerima program bantuan Baznas RI bekerja sama dengan Baznas Kabupaten Tegal dan UIN Walisongo. Ini program yang bagus dan patut diapresiasi, karena tidak hanya sekadar bantuan, tetapi juga bagian dari pemberdayaan masyarakat dan semangat gotong royong,” kata Ishak.

Sebanyak 103 ekor kambing disalurkan untuk dikelola kelompok ternak setempat lengkap dengan fasilitas kandang dan pendampingan usaha.

Menurut Ishak, konsep peternakan terpadu tersebut memiliki potensi besar karena terhubung langsung dengan kawasan pertanian warga.

“Tempatnya bagus, luas, dekat dengan pertanian sehingga bisa terintegrasi. Kotoran kambing juga bisa diolah menjadi pupuk,” ujarnya.

Pola integrasi antara peternakan dan pertanian organik dinilai mampu menciptakan siklus ekonomi desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Selain bantuan ternak, juga memberikan pendampingan teknis dan manajemen usaha kepada kelompok peternak.

Program pendampingan tersebut sebelumnya telah diterapkan di Desa Suniarsih dan kini diperluas ke wilayah Danawarih.

Ishak berharap balai ternak tersebut dapat berkembang menjadi pusat produksi kambing unggulan di Kabupaten Tegal.

“Peternakan di sini fokus pada penggemukan dan breeding. Harapannya tahun 2027 sudah bisa breeding, produksi, dan dijual sehingga dapat menjadi salah satu supplier hewan saat Iduladha,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya
img_title