Gedung Legendaris Pekalongan Hidup Lagi, Pemkot Dukung Ekspansi Azko Informa
- Viva Jogja
PEKALONGAN,VIVA Jogja –Bangunan bersejarah di Jalan Sultan Agung, yang pernah menjadi mal pertama di Kota Pekalongan era 1990-an, kini kembali hidup.
Gedung eks Sri Ratu resmi beroperasi kembali setelah ditempati gerai kolaborasi Azko dan Informa, dengan peresmian langsung oleh Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, Jumat (22/5/2026).
Kehadiran pusat perbelanjaan modern ini disambut hangat masyarakat.
Selama ini, warga Pekalongan harus bepergian ke luar kota, terutama Semarang, untuk berbelanja furnitur, perlengkapan rumah tangga, maupun elektronik.
Kini, kebutuhan tersebut bisa terpenuhi di pusat kota, sekaligus memberi dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan PAD, dan pembukaan lapangan kerja baru.
Wali Kota Pekalongan, Aaf mengaku mengikuti perkembangan gedung tersebut sejak lama.
Ia menuturkan, proses menghadirkan investor tidak mudah sejak aset dikembalikan kepada Pemkot pada 2020.
“Penantian panjang berbagai macam negosiasi dengan investor selalu ada kendala.
Alhamdulillah dengan Azko Informa ini mudah-mudahan bisa mengembalikan kenangan masyarakat Kota Pekalongan,” ujarnya.
Aaf juga menekankan bahwa sekitar 90 persen tenaga kerja di gerai baru ini merupakan putra-putri daerah.
Hal tersebut dinilai selaras dengan program Pemkot dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Ini luar biasa karena 90 persen tenaga kerjanya dari lokal. Mudah-mudahan membawa berkah dan manfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.
Menurut Aaf, kehadiran Azko Informa bukan hanya sekadar pusat belanja baru, melainkan simbol bangkitnya kembali aktivitas ekonomi di kawasan strategis kota.
Ia juga mendorong manajemen agar menghadirkan nuansa khas Pekalongan melalui ornamen batik pada konsep toko maupun seragam karyawan.
“Karena Pekalongan ini Kota Batik, nanti harus ada ornamen batiknya supaya beda dengan gerai di daerah lain,” tuturnya.
Selain itu, Pemkot juga terus membuka peluang investasi baru terhadap aset daerah lainnya, termasuk eks Gedung Atrium yang masih dalam proses penjajakan investor.
Direktur Sales & Operation PT Aspirasi Hidup Indonesia, Rinekso Widianto, menjelaskan bahwa gerai Azko Pekalongan menjadi toko ke-268 Azko dan ke-125 Informa di Indonesia.
Kota Pekalongan dipilih sebagai lokasi ekspansi setelah melalui studi bisnis matang, dengan pertimbangan posisi strategis sebagai penghubung Jawa Barat dan Jawa Tengah serta potensi ekonomi dari industri batik, properti, hingga perikanan.