Pesta Ultah Jennie BLACKPINK di Klub Jepang Tuai Kritik, Netizen Soroti Risiko Sparkler

Pesta Jennie BLACKPINK di Jepang Tuai Sorotan
Sumber :
  • VIVA Jogja/IG Panncafe

VIVA Jogja - Jennie BLACKPINK tengah menjadi perbincangan hangat setelah video pesta ulang tahunnya di sebuah klub di Jepang beredar luas di media sosial.

img_title H1-KEY Comeback Makin Dekat, Concept Photo “Yel Dear” LOVECHAPTER Bikin Fans Antusias

Dalam rekaman tersebut, terlihat layanan sampanye dengan sparkler menyala di dalam ruangan, memercikkan api hingga mendekati langit-langit klub saat suasana pesta berlangsung meriah.

Aksi ini menuai kritik dari sejumlah netizen Korea Selatan yang menilai penggunaan sparkler atau kembang api mini di dalam klub berpotensi membahayakan.

img_title Pecah Rekor! BLACKPINK Hampir 100 Juta Subscriber, Siap Ukir Sejarah Baru di YouTube

Sorotan kian tajam karena video tersebut muncul tak lama setelah tragedi kebakaran mematikan di sebuah klub di Swiss, yang dipicu penggunaan kembang api dalam ruangan dan menewaskan lebih dari 40 orang serta melukai ratusan lainnya.

Sejak insiden tersebut, otoritas Swiss melarang keras penggunaan kembang api di klub malam. Sejumlah negara lain pun mengeluarkan imbauan serupa terkait bahaya sparkler di ruang tertutup.

img_title Viral Curhatan Ibu Staf Munhwa Broadcasting Corporation: Diduga Disakiti Idol Rookie

Di Korea Selatan, pihak pemadam kebakaran juga berulang kali memperingatkan risiko besar penggunaan mini fireworks di klub, terutama karena langit-langit rendah, material interior yang mudah terbakar, serta kondisi ruangan yang padat.

Seorang petugas pemadam kebakaran setempat menegaskan, “Percikan kecil sekalipun bisa dengan cepat menyambar material interior dan menyulitkan evakuasi saat keadaan darurat.”

Di kolom komentar, reaksi netizen pun terbelah. Sebagian mengkritik keras dengan menyoroti aspek keselamatan.

“Bukan soal sering atau tidak, tapi soal keselamatan. Apalagi setelah tragedi seperti di Swiss,” tulis seorang netizen.

Netizen lain menambahkan, “Figur publik dengan pengaruh besar seharusnya lebih berhati-hati karena banyak yang meniru.” Namun, tak sedikit pula penggemar yang membela Jennie.

“Itu praktik umum di klub-klub internasional, bukan keputusan pribadi Jennie,” komentar seorang fans.

Ada juga yang menilai kritik berlebihan, dengan menulis, “Dia hanya merayakan ulang tahun. Kesalahan seharusnya ada pada pihak klub, bukan tamu.”

Meski demikian, perdebatan ini kembali memunculkan diskusi publik soal standar keselamatan di klub malam dan tanggung jawab figur publik global dalam menampilkan perilaku yang aman di ruang publik.