HYBE Cetak Rekor Pendapatan 2025, Tapi Laba Anjlok! Investasi Besar Jadi Kunci Strategi Global

pendapatan tahunan konsolidasi
Sumber :
  • VIVA Jogja/IG Panncafe

VIVA Jogja - Kabar mengejutkan datang dari raksasa hiburan Korea, HYBE. Pada 12 Februari, perusahaan ini mengumumkan laporan keuangan konsolidasi 2025 dengan pendapatan mencapai 2,6499 triliun KRW (sekitar Rp30,8 triliun), meningkat 18 persen dibanding tahun sebelumnya.

img_title Pengacara Min Hee Jin Buka Suara: Tegaskan Tak Pernah Berniat Tarik NewJeans dari ADOR

Angka tersebut menjadi rekor tertinggi dalam sejarah HYBE. Namun, di balik pertumbuhan ini, laba operasional tercatat sebesar 49,9 miliar KRW, turun sekitar 73 persen secara tahunan. Sementara itu, laba bersih tercatat minus 249,9 miliar KRW akibat berbagai biaya non-operasional yang cukup besar.

Pertumbuhan pendapatan HYBE diketahui didorong oleh divisi konser global. Sepanjang kuartal keempat 2025, perusahaan menggelar total 279 pertunjukan di berbagai negara dan menghasilkan 763,9 miliar KRW, melonjak 69 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

img_title Viral Lagi! Martin CORTIS Ternyata Pernah Tampil di Olimpiade PyeongChang 2018

Kinerja ini membawa HYBE masuk peringkat keempat dunia dalam chart Billboard “Top Promoters,” sekaligus memperkuat posisi mereka di jajaran “Big 4” industri konser global. Meski laba menurun, HYBE menegaskan bahwa hal tersebut mencerminkan investasi besar untuk pertumbuhan jangka menengah hingga panjang.

Salah satu faktor utama adalah restrukturisasi bisnis global, khususnya di wilayah Amerika Utara. Perusahaan mencatat kerugian penurunan nilai sekitar 200 miliar KRW sebagai biaya non-operasional saat mengubah strategi bisnis menjadi model kekayaan intelektual berbasis label.

img_title Profil Etik Suryani, Bupati Sukoharjo yang Terjaring OTT KPK: Berawal dari Pegawai Bank hingga Punya Harta Rp9,1 Miliar

HYBE menegaskan bahwa kerugian tersebut bersifat akuntansi dan tidak disertai arus kas keluar aktual. Manajemen juga optimistis bahwa restrukturisasi ini akan meningkatkan profitabilitas mulai tahun ini. Dengan ekspansi global, penguatan IP, serta fokus pada konser dan konten, HYBE disebut tengah mempersiapkan fase pertumbuhan baru di industri hiburan global.