Bupati Jepara Tinjau Situs Diduga Peninggalan Ratu Kalinyamat, Siap Dukung Cagar Budaya

Bupati Jepara Witiarso Utomo Kunjungi Temuan Artefak di Kriyan (istimewa/Diskominfo Jepara)
Sumber :
  • VIVAJogja

VIVAJogjaJEPARA, Witiarso Utomo meninjau lokasi penemuan situs yang diduga merupakan peninggalan era pemerintahan Ratu Kalinyamat di Desa Kriyan, Kecamatan Kalinyamatan, Kamis (16/7). Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Jepara terhadap upaya pelestarian sejarah dan cagar budaya.

img_title Ratusan Motor Jadul Jajal Jalan Mulus Jepara, Bupati Ikut Bernostalgia ke Era 70 an

Di lokasi, Witiarso melihat langsung sejumlah titik yang diyakini masyarakat memiliki keterkaitan dengan Kerajaan Kalinyamat. Salah satunya adalah Langgar Bubrah yang dipercaya telah berdiri sejak masa pemerintahan Ratu Kalinyamat. Selain itu, dalam beberapa tahun terakhir juga ditemukan berbagai artefak yang dinilai memiliki nilai sejarah.

"Di Kriyan ada penemuan Langgar Bubrah yang diyakini masyarakat sudah ada sejak zaman Kerajaan Ratu Kalinyamat. Ada juga beberapa temuan artefak dalam beberapa tahun terakhir," ujar Witiarso.

img_title Tukang Mebel Makin Sulit Dicari, Jepara Mulai Moving to CNC Technology

Turut mendampingi kunjungan tersebut Kepala Disparbud Jepara Ali Hidayat, Pengasuh Ponpes Nailun Najah Assalafy Kriyan Gus Mad, pegiat sejarah dan budaya M. Hisyam Maliki, Petinggi Desa Kriyan M. Khanafi, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan itu, pegiat sejarah mengusulkan agar Masjid Al Makmur dilengkapi galeri atau ruang khusus untuk menyimpan artefak yang telah ditemukan sehingga dapat menjadi pusat edukasi sejarah bagi masyarakat.

img_title Gagal Rampas Kalung, Jambret Kabur di Kriyan Jepara

Witiarso menilai berbagai temuan tersebut merupakan bagian penting dari sejarah Jepara. Meski demikian, ia menegaskan seluruh temuan tetap harus melalui kajian akademis oleh para ahli untuk memastikan asal-usul dan nilai sejarahnya.

"Ini temuan sejarah yang cukup lama. Jadi memang harus dijelaskan lebih mendalam oleh para ahlinya," katanya.

Pemkab Jepara, lanjutnya, berkomitmen mendukung setiap upaya pelestarian budaya dan cagar budaya apabila seluruh proses kajian telah dilakukan sesuai ketentuan.

"Kalau memang untuk mendukung pelestarian budaya dan cagar budaya, kami akan mendukung sepenuhnya," tegasnya.

Witiarso juga menyinggung penetapan Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional. Menurutnya, pengakuan tersebut semakin memperkuat eksistensi Ratu Kalinyamat sebagai tokoh sejarah nyata yang memiliki peran besar dalam perjalanan bangsa Indonesia.

"Alhamdulillah Ratu Kalinyamat sudah dinobatkan sebagai pahlawan. Jadi bukan hanya tokoh yang digambarkan dalam cerita, tetapi benar-benar tokoh nyata yang kita miliki," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
img_title