GJLS: Berapi-Api, Persahabatan dan Tawa yang Membakar Semangat
- jogja.viva.co.id/ Fuska Sani Evani
Proses produksi film ini juga penuh cerita menarik. Para pemeran harus menjalani pelatihan layaknya petugas damkar sungguhan. Mereka berlatih menangkap ular, mengenakan jaket pemadam seberat 10 hingga 20 kilogram, hingga menghadapi api besar yang membumbung setinggi lima meter. Rigen, Rispo, dan Hifdzi bahkan mengaku benar-benar ketakutan saat harus berhadapan dengan ular kobra di ruangan kecil. Adegan itu bukan sekadar akting, melainkan pengalaman nyata yang membuat mereka semakin menghargai profesi pemadam kebakaran. Carissa Perusset dan Aurra Kharisma yang berperan sebagai pelatih juga ikut merasakan beratnya latihan, meski tetap menjaga profesionalisme di depan kamera.
Selain itu, ada kisah ringan yang terjadi di balik layar. Ketiga komika ini sering kali ditegur tim wardrobe karena kostum mereka mulai terasa sempit akibat kebiasaan jajan saat syuting. Cuaca hujan yang sering menghambat jadwal membuat mereka mengisi waktu dengan membeli bakso atau makanan lain. Hal-hal kecil seperti ini menambah keakraban di antara para pemain, sekaligus memperkuat chemistry yang terlihat di layar.
Film ini juga menghadirkan sentuhan musik dari Barasuara dengan lagu “Api & Mimpi” sebagai soundtrack utama. Lagu tersebut merangkum semangat film: tentang mimpi yang tak pernah padam meski sering dihadang kegagalan. Dengan durasi 1 jam 50 menit, format Dolby Digital, dan rasio layar sinematik 2.35:1, GJLS: Berapi-Api siap memberikan pengalaman menonton yang lengkap, dari tawa hingga haru.
Produser film menegaskan bahwa tujuan utama karya ini adalah menghadirkan komedi yang bisa dinikmati semua kalangan, bukan hanya penggemar GJLS. Reaksi penonton di special screening menjadi bukti bahwa formula baru ini berhasil. Tawa pecah di sepanjang film, namun di saat yang sama penonton juga merasakan kehangatan persahabatan yang tulus. “Kami cukup bahagia melihat reaksi penonton. Sesuai dengan harapan, komedi GJLS kali ini bisa diterima lebih luas,” ungkapnya.
GJLS: Berapi-Api akan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 5 November 2026. Dengan dukungan rumah produksi Amadeus Sinemagna, Emtek Media, Legacy Pictures, dan Virtuelines Entertainment, film ini diharapkan menjadi salah satu tontonan keluarga yang menghibur sekaligus menyentuh. Kehadiran deretan komika dan aktor muda berbakat menjanjikan sebuah sajian segar di tengah industri film Indonesia.