Harmoni Festival Paduan Suara Internasional YICF Menggema di Yogyakarta

Yogyakarta International Choral Festival
Sumber :
  • Pemkot Yogya

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Yogyakarta kembali menegaskan dirinya sebagai kota budaya ketika Yogyakarta International Choral Festival (YICF) resmi digelar di Taman Budaya Embung Giwangan pada 9–12 Februari 2026. Festival perdana ini dibuka oleh Wakil Walikota Yogyakarta, Wawan Harmawan, yang menyampaikan rasa bangga atas terpilihnya Yogyakarta sebagai tuan rumah ajang internasional tersebut.

img_title Pemkot Yogyakarta Gelar Seleksi Beasiswa Prestasi Kelurahan 2026, Nilai TKA dan TKAD Jadi Penentu

Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan penampilan dari Vocalista Harmonic Choir ISI Yogyakarta, Gita Maizan Choir, serta sejumlah solo vokal. Gita Maizan Choir, kelompok paduan suara anak asal Yogyakarta yang sebelumnya meraih penghargaan tertinggi di Singapore International Choral Festival 2025, kembali memikat penonton dengan membawakan lagu daerah dan populer, termasuk Terima Kasih Sudah Bertahan karya Ghea Indrawari dan Season of Love ciptaan Jonathan Larson.

Dalam sambutannya, Wawan menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan juga bukti bahwa Embung Giwangan layak menjadi panggung internasional. Ia menekankan bahwa paduan suara membutuhkan lebih dari sekadar harmoni nada, melainkan strategi pemilihan lagu, gaya, dan teknik yang matang. Pemukulan gong menjadi simbol dimulainya kompetisi yang diharapkan melahirkan juara-juara baru dengan kualitas tinggi.

img_title Festival Jamu Nusantara Dorong Tradisi Minum Herbal Jadi Gaya Hidup Modern

Wawan juga mengapresiasi kehadiran juri internasional yang akan memastikan penilaian berlangsung adil. Ia mengajak para peserta untuk tidak hanya berkompetisi, tetapi juga menikmati kekayaan budaya dan wisata Yogyakarta. Menurutnya, acara seperti YICF layak diadakan secara rutin agar semakin memperkuat citra Yogyakarta sebagai kota pendidikan, budaya, dan pariwisata.

Direktur YICF, Indra Kurniawan Salama, menjelaskan bahwa festival ini diikuti sekitar 50–60 tim dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Jawa Tengah, Papua, DKI Jakarta, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Jawa Barat, hingga DIY, serta peserta dari Filipina. Yogyakarta dipilih sebagai lokasi perdana karena dianggap istimewa dan memiliki perkembangan pesat dalam dunia paduan suara.

img_title Pemkot Yogya dan Diwa Foundation Bedah Rumah, Prioritaskan Hunian Layak bagi Disabilitas

Indra menambahkan bahwa YICF menghadirkan berbagai kategori lomba, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, hingga kompetisi solo dan kelompok. Ia menilai kemampuan para peserta sangat kompetitif, sehingga festival ini menjadi ajang pembuktian sekaligus wadah untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap paduan suara.

Halaman Selanjutnya
img_title