Jejak Megalitik Sukoliman, Harta Karun Prasejarah Tersembunyi di Karangmojo

Sokoliman
Sumber :
  • VIVA Jogja/jogjaprov.go.id

Gunungkidul, VIVA Jogja  – Di wilayah Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, terdapat kawasan bersejarah yang menyimpan jejak peradaban megalitik, yakni Kawasan Sukoliman. Wilayah ini menjadi salah satu kawasan cagar budaya potensial di Daerah Istimewa Yogyakarta karena kekayaan peninggalan prasejarahnya.

img_title UNY Latih Karang Taruna Pacarejo, Semanu, Gunungkidul, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Organisasi Pemuda Desa

Kawasan Sukoliman terbagi menjadi dua bagian, yaitu kawasan inti dan kawasan ekstensif. Kawasan inti mencakup tiga desa di Kecamatan Karangmojo, yakni Bejiharjo, Ngawis, dan Gedangrejo. Sementara kawasan ekstensif meliputi sejumlah peninggalan cagar budaya lain di Karangmojo yang secara historis masih berkaitan dengan kawasan inti.

Salah satu temuan paling menonjol berada di Desa Bejiharjo, yakni 13 peti kubur batu yang menjadi bukti praktik penguburan masyarakat megalitik. Meski sebagian besar dalam kondisi rusak, beberapa di antaranya ditemukan bersama manik-manik berwarna-warni yang diduga menjadi bekal kubur atau bagian dari ritual adat pada masa itu.

img_title Gotong Royong Playen 2026: Bupati Gunungkidul Dorong Sinergi Warga dan Pemerintah untuk Infrastruktur Tangguh

Selain peti kubur batu, kawasan ini juga menyimpan arca menhir, benda-benda lepas berbahan perunggu, serta lumpang batu yang diduga digunakan dalam aktivitas keseharian atau ritual. Artefak-artefak tersebut tersebar di sejumlah titik situs seperti Situs Sukoliman I, Sukoliman II, Gunung Abang, Gondang, dan Ngawis.

Keberadaan benda-benda tersebut memperkuat dugaan bahwa kawasan Sukoliman pernah menjadi pusat aktivitas komunitas prasejarah dengan sistem kepercayaan dan struktur sosial yang berkembang.

img_title Gunungkidul Bersatu Dukung Veda Ega Pratama di Moto3 Sachsenring 2026

Menhir dan peti kubur batu umumnya berkaitan dengan tradisi penghormatan kepada leluhur, sementara temuan perunggu menunjukkan adanya kemampuan teknologi yang cukup maju pada zamannya.

Dengan potensi arkeologis yang besar, Kawasan Sukoliman dinilai layak mendapat perhatian lebih dalam upaya pelestarian dan pengembangan sebagai destinasi edukasi sejarah. Tak hanya menjadi laboratorium alam bagi penelitian arkeologi, kawasan ini juga berpeluang dikembangkan sebagai wisata berbasis budaya prasejarah di wilayah selatan DIY.

Sukoliman hari ini mungkin tampak tenang di antara perbukitan Karangmojo. Namun di balik sunyinya, tersimpan jejak panjang perjalanan manusia purba yang pernah membangun peradaban di tanah Gunungkidul.