Pasar Kangen Yogyakarta Edisi Syawalan Hadir di Lodji Paris, 23 Maret – 5 April 2026
- Dok Panitia Pasar Kangen
VIVA Jogja - Tradisi Syawalan di Yogyakarta kembali semarak dengan hadirnya Pasar Kangen Yogyakarta edisi khusus Syawalan yang berlangsung pada 23 Maret hingga 5 April 2026. Acara ini digelar di Lodji Paris, Jalan Parangtritis No.132, Mantrijeron, Yogyakarta, dan menjadi salah satu agenda budaya yang paling ditunggu masyarakat setelah perayaan Idul Fitri.
Pasar Kangen Yogyakarta dikenal sebagai ruang nostalgia yang menghadirkan suasana pasar tradisional tempo dulu, lengkap dengan kuliner khas, kerajinan, hingga hiburan rakyat. Dalam edisi Syawalan tahun ini, penyelenggara menghadirkan konsep yang lebih meriah dengan menggabungkan nuansa tradisi Lebaran dan budaya Jawa. Hal ini diungkapkan oleh Ong Harry Wahyu, salah satu narasumber sekaligus penggerak acara, yang menekankan bahwa Pasar Kangen bukan sekadar ajang jual beli, melainkan wadah untuk merawat memori kolektif masyarakat Yogyakarta.
Menurut Ong Harry, Syawalan memiliki makna penting sebagai momentum silaturahmi dan kebersamaan. “Pasar Kangen edisi Syawalan ini kami hadirkan sebagai ruang bertemu, tempat orang bisa melepas rindu dengan kuliner tradisional, kesenian rakyat, sekaligus memperkuat ikatan sosial setelah Lebaran,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa konsep pasar tradisional yang diusung bukan hanya untuk nostalgia, tetapi juga untuk mendukung keberlangsungan ekonomi lokal, khususnya pelaku UMKM dan seniman daerah.
Rindu suasana pasar
Pasar Kangen Yogyakarta pertama kali digagas sebagai bentuk kerinduan terhadap suasana pasar tradisional yang semakin jarang ditemui di tengah modernisasi. Sejak awal penyelenggaraannya, acara ini selalu berhasil menarik perhatian masyarakat karena menghadirkan makanan khas seperti jadah tempe, pecel, sate klathak, hingga minuman tradisional jamu gendong. Selain itu, pengunjung juga dapat menemukan berbagai kerajinan tangan, mainan tradisional, serta pertunjukan seni seperti ketoprak, wayang, dan musik keroncong.
Dalam edisi Syawalan 2026, nuansa Lebaran semakin terasa dengan adanya dekorasi khas Idul Fitri, pertunjukan musik islami, serta kegiatan budaya seperti kenduri dan doa bersama. Hal ini membuat Pasar Kangen tidak hanya menjadi tempat wisata kuliner, tetapi juga ruang spiritual dan budaya yang memperkuat identitas masyarakat Yogyakarta.
Selama dua minggu penyelenggaraan, Pasar Kangen Syawalan diperkirakan akan dikunjungi ribuan orang setiap harinya. Lokasi Lodji Paris yang berada di jalur utama Parangtritis menjadi daya tarik tersendiri karena mudah diakses wisatawan lokal maupun luar kota. Pengunjung dapat menikmati suasana pasar dengan deretan stan yang menjajakan makanan tradisional, kerajinan, hingga permainan anak-anak.