Di Gerbang Karimunjawa, Gallery Jepara Wood Carving Siap Jadi Ikon Baru Ukir Jepara
- Vivajogja/Hadi Priyanto
VIVAJogja – JEPARA, Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengapresiasi keberadaan Gallery Jepara Wood Carving yang berlokasi di Pantai Kartini, Jumat (19/06). Menurutnya, galeri tersebut memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi pusat pelestarian seni ukir sekaligus sarana promosi dan pemasaran karya para pengukir Jepara.
Dalam kunjungan tersebut, Lestari Moerdijat disambut Ketua Yayasan Pelestari Ukir Jepara, Hadi Priyanto, bersama pengurus yayasan serta sejumlah pelestari ukir yang tergabung dalam Paguyuban Pengukir Perempuan R.A. Kartini Jepara dan Paguyuban Pengukir Sungging Prabangkara.
Lestari menilai berbagai program yang telah dijalankan galeri, termasuk Kelas Pelajar Mengukir, merupakan langkah nyata dalam menjaga keberlangsungan seni ukir Jepara. Ke depan, menurutnya, galeri tersebut dapat diperluas fungsinya sebagai ruang pamer sekaligus pusat penjualan produk kerajinan ukir, khususnya cendera mata khas Jepara yang diminati wisatawan.
Ia juga menyoroti letak galeri yang strategis karena berada di kawasan yang menjadi jalur keluar-masuk wisatawan menuju Karimunjawa. Kondisi tersebut dinilai membuka peluang besar bagi galeri untuk berkembang sebagai etalase karya perajin ukir sekaligus wadah promosi berbagai potensi daerah.
“Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan ke Karimunjawa, keberadaan galeri ini memiliki prospek yang sangat baik untuk mendukung pelestarian sekaligus pengembangan ekonomi kreatif berbasis seni ukir,” ujarnya.
Lestari turut menyampaikan penghargaan kepada para pengukir yang terus berupaya menjaga warisan budaya Jepara. Menurutnya, pelestarian seni ukir tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai elemen, termasuk para perajin sebagai pelaku utama.
Sementara itu, Hadi Priyanto menjelaskan bahwa Gallery Jepara Wood Carving yang diresmikan Bupati Jepara, Witiarso Utomo, pada 6 November 2025, telah menjalankan sejumlah program pemberdayaan. Hingga saat ini, sebanyak 745 pelajar telah mengikuti pelatihan mengukir yang diselenggarakan galeri tersebut.
Selain pelatihan mengukir, pihaknya juga mengadakan kelas bahasa Inggris bagi para pengukir serta berbagai kegiatan peningkatan keterampilan untuk mendukung daya saing perajin lokal.
Hadi menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang selama ini diberikan Lestari Moerdijat terhadap pelestarian dan pengembangan seni ukir Jepara. Dukungan tersebut, kata dia, antara lain diwujudkan melalui bantuan program beasiswa bagi putra-putri keluarga pengukir di Jepara.