Bupati Karanganyar Lantik 75 Pejabat, Sejumlah Jabatan Strategis Masih Belum Terisi

Rober Lantik 75 Pejabat, Pengisian Sejumlah Jabatan Masih Menunggu Pemetaan
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Bupati Karanganyar Rober Christanto menginginkan birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar bergerak lebih cepat agar pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat. 

img_title Bendungan Jlantah Resmi Beroperasi, Perkuat Pasokan Air Pertanian Karanganyar

Untuk mendukung target tersebut, sebanyak 75 pejabat struktural dilantik dan diambil sumpah jabatannya di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (1/7/2026).

Menurut Rober, pelantikan tersebut menjadi penanda bahwa proses pengisian jabatan yang selama ini berjalan melalui berbagai tahapan administrasi telah rampung. 

img_title SILPA Rp214 Miliar Jadi Modal Baru Karanganyar, DPRD Minta Dimaksimalkan untuk Percepat Pembangunan dan Dongkrak PAD

Dengan struktur organisasi yang lebih lengkap, setiap perangkat daerah diharapkan dapat mengambil keputusan dan menjalankan program tanpa hambatan akibat kekosongan jabatan.

"Semuanya sudah lengkap. Hari ini kami melantik pejabat eselon II beserta pejabat struktural di bawahnya. Harapannya setelah ini semuanya bisa bergerak lebih cepat," ujar Rober kepada wartawan usai pelantikan, Rabu (1/7/2026). 

img_title Tekan Kebocoran PAD, DPRD Karanganyar Dorong Seluruh Pembayaran Pajak dan Retribusi Beralih ke Sistem Digital

Ia menegaskan pelantikan bukan dilakukan karena adanya percepatan proses administrasi. Seluruh tahapan pengisian jabatan, kata dia, telah dilalui sesuai mekanisme yang berlaku, termasuk mendapatkan persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Tidak ada percepatan proses. Semuanya melalui mekanisme, lewat BKN, kemudian sampai ke Karanganyar. Baru hari ini kami melantik supaya gerakannya nanti lebih cepat," katanya.

Sebanyak 75 pejabat yang dilantik terdiri atas pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, administrator, dan pengawas. Dari jumlah tersebut, 34 orang merupakan pejabat eselon II. Meski demikian, Rober mengungkapkan masih ada sejumlah jabatan yang belum terisi.

"Masih ada beberapa yang kosong. Nanti kami lihat lagi potensinya, siapa yang paling tepat untuk mengisi jabatan tersebut," ujarnya.

Ia menjelaskan pengisian jabatan yang masih kosong akan dilakukan setelah pemerintah daerah melakukan pemetaan kompetensi sehingga penempatan pejabat benar-benar sesuai kebutuhan organisasi.

Dalam arahannya, Rober mengingatkan jabatan bukan sekadar promosi maupun penghargaan, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pelayanan yang dirasakan masyarakat.

Karena itu, ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik menjaga sumpah jabatan, memperkuat kolaborasi antarpimpinan perangkat daerah, serta meninggalkan pola kerja yang hanya berorientasi pada rutinitas administratif.

"Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Tunjukkan dedikasi, loyalitas kepada organisasi, serta berikan pelayanan yang cepat, tepat, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat," tegasnya.

Halaman Selanjutnya
img_title