42 Pengembang Hadir di Festival Perumahan Karanganyar, Warga Punya Banyak Pilihan Rumah
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Pameran properti terbesar di Kabupaten Karanganyar resmi bergulir pada 8–12 Juli 2026 dengan menghadirkan 42 pengembang dari berbagai proyek perumahan.
Lebih dari sekadar ajang promosi hunian, festival ini menjadi cerminan meningkatnya optimisme pelaku usaha terhadap prospek investasi properti di Karanganyar yang terus menunjukkan tren positif.
Kehadiran 42 pengembang dalam Festival Pembangunan Perumahan Rakyat 2026 memperkuat optimisme terhadap prospek investasi properti di Karanganyar.
Tingginya partisipasi pengembang menunjukkan daerah ini masih menjadi salah satu pasar yang menarik bagi pengembangan hunian, sekaligus membuka peluang investasi yang diharapkan mampu menggerakkan perekonomian daerah dan memperluas pilihan rumah bagi masyarakat.
Festival Pembangunan Perumahan Rakyat 2026 yang digelar di Gedung Wanita Karanganyar itu dibuka oleh Bupati Karanganyar, Rober Christanto.
Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan para pengembang sebagai bagian dari dukungan terhadap program pemerintah pusat dalam penyediaan perumahan.
"Kami siap berkolaborasi dengan para pengembang untuk mendukung penyediaan perumahan. Harapannya masyarakat memiliki lebih banyak pilihan hunian, sementara sektor properti terus berkembang dan memberikan dampak bagi perekonomian daerah," ujar Rober usai membuka festival pameran perumahaan di Gedung Wanita Karamganyar, Rabu (9/6/2026).
Komitmen tersebut tidak hanya diwujudkan melalui kemitraan dengan pengembang, tetapi juga dengan menyiapkan potensi kawasan yang dapat dikembangkan sebagai permukiman baru.
Salah satu wilayah yang tengah dipetakan berada di Kecamatan Jatipuro. Pemerintah daerah masih melakukan sinkronisasi berbagai aspek agar pengembangan kawasan tersebut berjalan sesuai rencana tata ruang dan ketentuan yang berlaku.
Menurut Rober, meningkatnya minat pengembang terhadap Karanganyar menunjukkan prospek pertumbuhan daerah yang semakin menjanjikan.
Karena itu, pemerintah berkewajiban menjaga kepercayaan tersebut melalui kebijakan yang memberikan kepastian dan kemudahan bagi dunia usaha.
"Karanganyar mengalami peningkatan. Ini menunjukkan keyakinan investor terhadap pertumbuhan daerah sangat tinggi. Pemerintah harus hadir untuk menjaga kepercayaan tersebut agar investasi benar-benar berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Ia menegaskan Pemkab Karanganyar akan terus menciptakan iklim investasi yang kondusif dengan memberikan pelayanan yang cepat dan tidak mempersulit proses perizinan selama seluruh persyaratan dipenuhi.