Bendungan Jlantah Resmi Beroperasi, Perkuat Pasokan Air Pertanian Karanganyar

Waduk jlantah Karanganyar diresmikan resmi Presiden Prabowo
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja – Bendungan Jlantah di Kecamatan Jatiyoso resmi beroperasi setelah diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Jumat (10/7/2026).

img_title Ratusan Motor Berknalpot Bising Ditindak di Karanganyar, Tak Bisa Langsung Diambil

Bagi Kabupaten Karanganyar, beroperasinya bendungan ini menjadi langkah penting untuk memperkuat pasokan air irigasi bagi sektor pertanian, terutama saat musim kemarau.

Peresmian Bendungan Jlantah dilakukan secara bersamaan dengan empat bendungan strategis nasional lainnya melalui konferensi virtual. Di Karanganyar, peresmian dihadiri Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, jajaran pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Bupati Karanganyar Rober Christanto, Forkopimda, serta perwakilan kelompok tani.

img_title Tinggal Menunggu Pulang Setelah 3 Tahun di Jepang, Pemuda Karanganyar Tewas Tenggelam

Pemerintah menilai keberadaan Bendungan Jlantah akan memberi manfaat bagi sektor pertanian melalui penyediaan air irigasi yang lebih andal. Selain itu, bendungan juga diproyeksikan mendukung penyediaan air baku, membantu pengendalian banjir, serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan bendungan menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

img_title Dana Nasabah BMT Alfadinar Belum Dibayarkan, 350 Orang Datangi Polisi di Karanganyar

Menurutnya, pengelolaan sumber daya air menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan Indonesia.

"Lima bendungan ini dengan investasi Rp9,79 triliun, tetapi dari sini kita akan menghemat Rp170 triliun," ujar Prabowo. 

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan lima bendungan yang diresmikan tersebut dibangun untuk meningkatkan layanan irigasi, menyediakan air baku, mengurangi risiko banjir, sekaligus menunjang produktivitas pertanian di berbagai daerah.

Bagi Karanganyar, Bendungan Jlantah diharapkan mampu memperkuat sistem irigasi sehingga ketersediaan air bagi lahan pertanian lebih terjamin sepanjang tahun. Kondisi itu dinilai penting untuk menekan risiko kekeringan yang selama ini masih menjadi tantangan bagi sebagian petani ketika memasuki musim kemarau.

Bupati Karanganyar Rober Christanto menyambut beroperasinya Bendungan Jlantah sebagai dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan sektor pertanian di daerah. Pemerintah Kabupaten Karanganyar, kata dia, akan mengoptimalkan pemanfaatan bendungan melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kelompok tani, serta berbagai pemangku kepentingan.

"Pemerintah Kabupaten Karanganyar berkomitmen mengoptimalkan pemanfaatan Bendungan Jlantah melalui sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat serta mampu meningkatkan kesejahteraan petani di Bumi Intanpari," kata Rober.

Halaman Selanjutnya
img_title