RDTR Jadi Modal Baru Karanganyar Gaet Investor, Pemkab Siapkan Kolaborasi Berkelanjutan dengan Asosiasi
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Pemerintah Kabupaten Karanganyar semakin percaya diri menawarkan peluang investasi setelah memiliki Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha.
Regulasi tersebut diyakini menjadi fondasi penting untuk menarik lebih banyak investor, sekaligus memperkuat pertumbuhan sektor properti dan ekonomi daerah.
Optimisme itu turut diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan berbagai asosiasi dalam penyelenggaraan Pameran Pembangunan Perumahan Karanganyar.
Selain menjadi ajang promosi potensi investasi, kegiatan tersebut juga mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, perbankan, dan masyarakat dalam satu forum.
Kepala Bidang Tata Ruang DPUPR Kabupaten Karanganyar, Sri Danarto Latno Kusumo, mengatakan penyelenggaraan pameran menunjukkan hasil yang positif.
Sinergi antara pemerintah daerah dan asosiasi dinilai berjalan efektif serta membuka ruang kerja sama yang lebih luas pada masa mendatang.
"Evaluasinya bagus. Kolaborasi antara pemerintah daerah dengan asosiasi berjalan dengan baik. Ke depan tentu kami berharap kegiatan seperti ini terus dikembangkan dan tidak berhenti hanya sampai tahun ini," ujarnya, Senin (13/7/2026).
Menurut Sri Danarto, pemerintah daerah berkomitmen melanjutkan kolaborasi melalui berbagai kegiatan yang mampu mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, dan calon investor.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus mempercepat masuknya investasi ke Karanganyar.
Ia menjelaskan, peluang investasi kini semakin terbuka setelah RDTR untuk wilayah Kecamatan Karanganyar, Kecamatan Jaten, dan sebagian Kecamatan Tasikmadu resmi diterbitkan pada 2024.
Keberadaan RDTR, lanjutnya, memberikan kepastian mengenai pemanfaatan ruang sehingga investor memiliki dasar hukum yang jelas sebelum merealisasikan rencana usahanya.
"RDTR memberikan kepastian hukum sekaligus kepastian investasi. Dengan aturan tata ruang yang sudah jelas, peluang investasi di Kabupaten Karanganyar menjadi semakin besar," katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pameran Pembangunan Perumahan Karanganyar, Paksi Hidyatullah, mengatakan penyelenggaraan pameran selama lima hari mendapat sambutan yang sangat baik dari masyarakat.
Tingginya antusiasme pengunjung menjadi sinyal positif terhadap perkembangan sektor properti di Kabupaten Karanganyar.
Menurut Paksi, panitia belum dapat merilis nilai transaksi yang terjadi selama pameran karena masih menunggu laporan dari masing-masing pengembang dan peserta. Meski demikian, proses pendataan akan segera dilakukan untuk mengetahui capaian transaksi secara keseluruhan.