Longsor Putus Akses Antardusun di Jatiyoso Karanganyar, 18 Rumah Warga Terisolasi

Longsor Terjang Jatiyoso Karanganyar, Akses Antardusun Putus dan 18 Rumah Terisolasi
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Sebanyak 18 rumah warga di Dusun Tawang, Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, terisolasi setelah tanah longsor menutup jalan penghubung menuju Dusun Blanteng yang terjadi pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 23.45 WIB. 

img_title Peredaran Sabu dalam Jumlah Besar Terbongkar di Karanganyar, 105 Gram Dikemas 110 Paket

Material tanah dan bebatuan yang menimbun seluruh badan jalan menyebabkan akses transportasi warga terputus sehingga aktivitas masyarakat terganggu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar, Sugiharjo, membenarkan kejadian tersebut. 

img_title Pilkades Karanganyar Diproyeksi Butuh Rp50 Miliar, DPRD Minta Dana Disiapkan Mulai Sekarang

Berdasarkan hasil kaji cepat BPBD, longsor terjadi di ruas Jalan Kuryo–Tawang yang menjadi akses utama penghubung antara Dusun Blanteng dan Dusun Tawang.

Sugiharjo menjelaskan, berdasarkan informasi yang dihimpun petugas dari warga setempat, sebelum longsor terjadi terdengar suara gemuruh dari arah tebing. Warga kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan sumber suara tersebut. 

img_title Februari 2027, Karanganyar Gelar Pilkades, Bupati Ingatkan Calon Jangan Picu Gesekan

Saat tiba di lokasi, mereka mendapati material tanah dan bebatuan telah menutup seluruh badan jalan sehingga kendaraan maupun pejalan kaki tidak dapat melintas.

Hasil asesmen sementara BPBD menunjukkan longsor diduga dipicu saluran irigasi pertanian yang berada di bagian atas lereng mengalami penyumbatan. 

Kondisi tersebut menyebabkan air meluap dan menggerus tebing hingga akhirnya memicu longsoran yang menimbun jalan penghubung antardusun.

Akibat kejadian itu, akses transportasi warga terputus dan sedikitnya 18 rumah di Dusun Tawang untuk sementara terisolasi. Meski demikian, hingga proses pendataan dilakukan, BPBD memastikan tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka akibat peristiwa tersebut.

Menerima laporan dari masyarakat, BPBD Kabupaten Karanganyar langsung menerjunkan personel ke lokasi bersama unsur TNI, Polri, dan relawan penanggulangan bencana. 

Tim gabungan melakukan kaji cepat, pendataan dampak bencana, serta pengamanan di sekitar lokasi longsor guna mengantisipasi risiko yang lebih besar.

Selain melakukan asesmen, petugas juga memberikan imbauan kepada warga agar tidak mendekati area longsoran. 

Masyarakat diminta tetap waspada mengingat kondisi tanah di sekitar lokasi masih labil dan berpotensi mengalami longsor susulan, terutama apabila terjadi hujan atau aliran air yang kembali meningkat.

"Berdasarkan kondisi di lapangan, pembersihan material longsor diperkirakan membutuhkan alat berat karena volume timbunan tanah dan bebatuan cukup besar," ujar Sugiharjo.

Halaman Selanjutnya
img_title