Tiga Kali Simpanan Cair Lancar, Surono Percaya BMT Alfa Dinar Selama 19 Tahun hingga Kepercayaan Itu Diuji

Suasana kantor BMT Alfa Dinar di Karanganyar.
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Selama hampir 19 tahun, Surono punya alasan untuk percaya kepada BMT Alfa Dinar. Tiga kali simpanannya jatuh tempo, tiga kali pula dana tersebut, menurut pengakuannya, berhasil dicairkan tanpa kendala.

img_title Kuasa Hukum Ungkap Jejak Dana BMT Dinar Mulia ke Bisnis Emas, Kerugian 112 Korban Rp13 Miliar

Karena pengalaman itulah, ia terus kembali menabung. Setoran Rp1 juta per bulan dijalaninya sedikit demi sedikit sejak 2006. Kepercayaan yang terbangun dari tahun ke tahun bahkan membuatnya akhirnya memiliki empat rekening di BMT Alfa Dinar.

Namun, untuk pertama kalinya, Surono menghadapi situasi yang berbeda. Ketika hendak mencairkan sebagian simpanannya, dana tersebut belum dapat diterimanya.

img_title Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam di Laut Jawa, 3 Warga Ngringo Karanganyar Belum Diketahui Keberadaannya

Penantian itu datang setelah bertahun-tahun ia merasa tidak memiliki alasan untuk meragukan lembaga yang dipercayainya.

Kini, ketika persoalan BMT Alfa Dinar telah masuk tahap penyidikan di Satreskrim Polres Karanganyar, Surono justru belum memilih melapor.

img_title QRIS Karanganyar Meledak Rp1,29 Triliun, Pajak dan Retribusi Mulai Didorong Masuk Sistem Digital

Bukan karena persoalan itu dianggap ringan, tetapi karena masih ada janji pengembalian dana yang disebut akan direalisasikan pada 8 Agustus 2026.

"Belum, Pak. Saya belum lapor. Menunggu keputusan besok. Katanya tanggal 8 ada pengembalian dana," ujar Surono kepada VIVA Jogja, Minggu (9/8/2026).

Surono mengenal BMT Alfa Dinar pada 2006. Saat itu, ia tertarik dengan sistem bagi hasil yang ditawarkan.

Ia kemudian mengikuti program simpanan berjangka Isy Karima dengan setoran rutin Rp1 juta setiap bulan selama lima tahun.

Menurut Surono, program tersebut berjalan sesuai perjanjian. Ketika jatuh tempo, pokok simpanan beserta bagi hasil diterimanya.

Pengalaman tersebut kemudian kembali terjadi pada simpanan berikutnya. Bahkan, Surono mengaku telah tiga kali mencairkan simpanannya tanpa kendala.

"Selama ini tidak pernah ada masalah. Saya sudah beberapa kali jatuh tempo dan semuanya dibayarkan," katanya.

Pengalaman itu menjadi bagian penting dari perjalanan kepercayaannya kepada BMT Alfa Dinar.

Ia kemudian terus menambah simpanan hingga memiliki empat rekening dengan total dana sekitar Rp369 juta.

Bagi Surono, kepercayaan tersebut tidak hanya muncul karena pengalaman pencairan dana. Ia mengatakan sejak awal mendapatkan penjelasan mengenai sistem bagi hasil yang ditawarkan BMT Alfa Dinar.

Ia juga menyebut adanya kegiatan sosial dan penyaluran zakat kepada pondok pesantren, kaum dhuafa, serta berbagai kegiatan sosial lainnya.

Halaman Selanjutnya
img_title