Februari 2027, Karanganyar Gelar Pilkades, Bupati Ingatkan Calon Jangan Picu Gesekan
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Pemilihan kepala desa (Pilkades) di Kabupaten Karanganyar mulai memasuki tahap persiapan. Pemerintah daerah menargetkan pesta demokrasi tingkat desa itu digelar pada 18 Februari 2027.
Bupati Karanganyar Rober Christanto mengatakan, saat ini proses persiapan telah dimulai dengan sosialisasi kepada pihak-pihak terkait. Setelah itu, tahapan lain akan berjalan hingga pelaksanaan pemilihan.
“Hari ini sosialisasi. Kemudian ada tahapan-tahapan persiapan, terus kemudian nanti proses-proses yang lain,” kata Rober, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (10) 8/2026).
Menurut Rober, pelaksanaan Pilkades membutuhkan keterlibatan berbagai unsur agar seluruh tahapan berlangsung aman dan kondusif. Karena itu, Pemkab Karanganyar telah melakukan koordinasi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pihak terkait lainnya.
Koordinasi tersebut melibatkan Kapolres Karanganyar, Dandim, ketua panitia, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama hingga Ketua DPRD Karanganyar.
“Kita bersama-sama akan ikut terlibat untuk kenyamanan, aman semuanya sampai di pemilihan yang akan datang. Jadi kita buat Karanganyar kondusif semuanya,” ujarnya.
Terkait dukungan anggaran untuk desa yang akan menggelar Pilkades, Rober belum menyebutkan besaran subsidi yang akan diberikan.
Ia mengatakan, pembahasan mengenai subsidi per desa masih akan dilakukan bersama pimpinan DPRD Karanganyar.
“Untuk subsidi per desa nanti kita bahas dengan Pak Ketua DPR,” katanya.
Rober juga mengingatkan para calon kepala desa agar mengikuti seluruh tahapan dengan baik dan mengedepankan sikap fair selama proses pemilihan.
Menurutnya, persaingan dalam Pilkades jangan sampai berkembang menjadi konflik atau gesekan di tengah masyarakat.
“Ikuti semua prosesnya dengan baik, dengan fair. Dan tentunya tidak menimbulkan potensi-potensi kerawanan yang berpotensi terjadinya konflik dan gesekan-gesekan tingkat masyarakat,” tegas Rober.
Setelah pemerintah daerah menyiapkan tahapan penyelenggaraan, kepolisian juga memastikan pengamanan akan disiapkan mengikuti setiap proses Pilkades.
Kapolres Karanganyar mengatakan, pihaknya belum ingin terlalu dini menyimpulkan wilayah mana yang memiliki potensi kerawanan. Pemetaan akan dilakukan seiring perkembangan tahapan dan dinamika di lapangan.
“Rasanya kita masih terlalu jauh kalau kita membicarakan tentang potensi kerawanan. Kita ikuti prosesnya saja dulu,” ujarnya.