Asap Kebakaran TPA Putri Cempo Solo Merembet ke Karanganyar, Warga di 3 Dusun Terdampak

Asap kebakaran TPA Putri Cempo Solo berdampak hingga wilayah perbatasan Karanganyar (Foto: VIVA Jogja
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Putri Cempo di Kota Solo mulai berdampak ke wilayah Karanganyar. 

img_title Kuasa Hukum Ungkap Jejak Dana BMT Dinar Mulia ke Bisnis Emas, Kerugian 112 Korban Rp13 Miliar

Kepulan asap dari lokasi kebakaran terpantau mencapai kawasan perbatasan hingga dirasakan masyarakat di Kecamatan Gondangrejo.

Situasi tersebut membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar bergerak melakukan langkah antisipasi. Satu unit truk tangki air dikerahkan untuk mendukung penanganan, sementara masker dikirimkan bagi warga yang berada di kawasan terdampak asap.

img_title Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam di Laut Jawa, 3 Warga Ngringo Karanganyar Belum Diketahui Keberadaannya

Kepala BPBD Karanganyar Sugiharjo mengatakan pihaknya memperoleh informasi mengenai kebakaran TPA Putri Cempo sekitar pukul 18.30 WIB dari BPBD Kota Solo.

"TPA Putri Cempo Solo terbakar. Dampaknya kami rasakan di wilayah Karanganyar, khususnya perbatasan," kata Sugiharjo saat dihubungi wartawan, Rabu (2/9/2026). 

img_title QRIS Karanganyar Meledak Rp1,29 Triliun, Pajak dan Retribusi Mulai Didorong Masuk Sistem Digital

Menurut dia, dampak asap dirasakan masyarakat di wilayah Desa Besuki, Kecamatan Gondangrejo. Sedikitnya tiga dusun disebut terdampak, yakni Sulurejo, Kelangsan, dan Mojorejo.

Wilayah tersebut berada di sisi Karanganyar yang berbatasan dengan Kota Solo. Karena itu, perkembangan kebakaran di TPA Putri Cempo menjadi perhatian BPBD Karanganyar, terutama berkaitan dengan dampak asap yang mencapai permukiman warga.

Setelah menerima laporan kebakaran, BPBD Karanganyar berkoordinasi dengan BPBD Kota Solo dan unsur pemadam kebakaran. Dukungan dari Karanganyar kemudian diwujudkan dengan pengiriman satu truk tangki air untuk membantu penanganan di lapangan.

Langkah tersebut dilakukan bersamaan dengan koordinasi lintas instansi di wilayah Karanganyar. BPBD melibatkan Forkopimcam Gondangrejo, Palang Merah Indonesia (PMI), serta Dinas Kesehatan.

Penanganan juga diarahkan untuk mengantisipasi dampak asap terhadap masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan perbatasan.

"Kami sudah mengirimkan masker untuk membantu warga dampak dari asap kebakaran di TPA Putri Cempo," ujar Sugiharjo.

Pembagian masker menjadi salah satu langkah awal yang dilakukan BPBD menyusul adanya warga yang merasakan dampak asap. BPBD juga terus memantau kondisi di lapangan untuk melihat perkembangan situasi.

BPBD Karanganyar belum menghentikan pemantauan meski penanganan kebakaran berada di wilayah Kota Solo. Koordinasi dengan BPBD Kota Solo terus dilakukan untuk mendapatkan perkembangan terbaru mengenai kondisi kebakaran.

Halaman Selanjutnya
img_title