PPP Karanganyar Comeback, Bidik 5 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

PPP siap Comeback di Percaturan Politik Karanganyar (Foto: VIVA Jogja)
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - PPP Karanganyar mulai menyusun langkah untuk kembali ke panggung politik setelah beberapa periode kehilangan kursi DPRD. 

img_title Kebun Jati Terbakar, Lansia 76 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Jumapolo Karanganyar

Tak sekadar menghidupkan mesin partai, kepengurusan Agus Basuki memasang target lima kursi pada Pemilu 2029 agar bisa membentuk satu fraksi.

Target tersebut dibarengi konsolidasi di 17 kecamatan, perekrutan kader muda, serta penjaringan bakal calon legislatif mulai 2027. Agenda bertema PPP Comeback, Bangkit Menuju Kemenangan 2029 menjadi momentum untuk merapatkan kembali barisan partai berlambang Ka'bah tersebut.

img_title Baca Situasi Politik dan Keamanan Bangsa, Juliyatmono Tekankan 4 Pilar Kebangsaan

Ketua DPC PPP Karanganyar, Agus Basuki atau Abas, mengatakan kebangkitan partai harus ditopang kolaborasi tokoh senior dan kader baru. Sejumlah tokoh lama yang sebelumnya tidak aktif mulai dirangkul kembali melalui silaturahmi.

“Yang lama kita kuatkan, tokoh baru kita tampilkan. Kita juga akan merangkul tokoh-tokoh yang punya pengaruh,” kata Agus di sekertarian PPP Karanganyar, Minggu (11/10/2026). 

img_title Kejaksaan Karanganyar Musnahkan Sabu 254 Gram, Ekstasi hingga Ganja

Ia menegaskan PPP tidak ingin terlambat mempersiapkan diri menghadapi pemilu. Penjaringan bakal caleg ditargetkan dimulai pada 2027, disusul pembekalan strategi pemenangan.

“Kalau kita tidak bentuk sekarang, nanti kita kalah start dengan partai lain. Insyaallah 2027 caleg-caleg sudah terbentuk,” ujarnya.

Sekretaris DPW PPP Jawa Tengah sekaligus Ketua Fraksi PPP DPRD Jawa Tengah, Muhammad Naryoko, menilai target kebangkitan PPP Karanganyar perlu disertai pemetaan suara yang realistis.

Ia menyebut terdapat sekitar 3.200 TPS di Karanganyar. Dengan perkiraan kebutuhan sekitar 6.800 suara untuk merebut kursi terakhir di suatu dapil, Naryoko menghitung partai perlu mengupayakan rata-rata 11 suara per TPS.

“Artinya, masing-masing TPS kita hanya perlu 11 suara. Itu tidak terlalu ambisius. Saya yakin dapat tercapai,” kata Naryoko.

Menurut dia, strategi tersebut harus didukung penguatan basis pemilih dan calon legislatif yang memiliki jaringan di masyarakat. PPP juga perlu mengubah citra partai agar lebih terbuka bagi generasi muda.

“Tokoh-tokoh dan senior yang masih berkomitmen dengan PPP tetap kita rangkul. Akan tetapi, kita juga membutuhkan modernisasi melalui perekrutan anggota baru, kader muda, generasi milenial, dan Gen Z,” ujarnya.

Naryoko yang berusia 37 tahun menilai regenerasi menjadi kebutuhan penting menjelang Pemilu 2029. Anak muda, menurut dia, perlu diberi ruang bukan hanya sebagai pemilih, tetapi juga sebagai kader dan calon pemimpin partai.

Halaman Selanjutnya
img_title