BGN Perluas MBG Prasmanan, Karanganyar Belum Ditunjuk

Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan perluasan metode prasmanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

img_title Polemik Mata Air Pancot Memanas, Ratusan Petani Tolak Pipa Baru PUDAM Tirta Lawu

Namun, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, belum ditunjuk untuk menerapkan metode tersebut, meski penerapannya telah menjangkau 62 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk beberapa daerah di Pulau Jawa.

Ketua Satgas Percepatan MBG Karanganyar yang juga Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, mengatakan hingga kini belum ada penunjukan Karanganyar sebagai daerah pelaksana MBG prasmanan.

img_title HIPMI Run 2026 Bidik 1500 Peserta, Pengusaha Muda Karanganyar Siapkan Strategi Perluas Pasar UMKM

Adhe menjelaskan, BGN kemungkinan menetapkan sejumlah daerah sebagai lokasi percontohan. Namun, ia belum mengetahui daerah mana saja yang akan ditunjuk maupun bagaimana teknis penerapan metode tersebut.

“Dari BGN mungkin ada percontohan di beberapa tempat. Terkait bagaimana pelaksanaannya dan seperti apa teknisnya, kami belum tahu,” kata Adhe saat dikonfirmasi mengenai rencana penerapan MBG prasmanan di Karanganyar, Kamis (15/10/2026). 

img_title Lima Buku Lama Ditemukan di Lemari Warisan Warga Karanganyar, Akademisi Turun Menelusuri Isinya

Dengan belum adanya penunjukan tersebut, Karanganyar belum masuk dalam daftar daerah yang dipastikan menerapkan MBG prasmanan. Pemerintah daerah masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai kebijakan BGN terkait perluasan metode penyajian makanan itu.

Secara nasional, BGN menyiapkan perluasan metode prasmanan dalam program MBG. Saat ini, metode tersebut baru diterapkan di 62 SPPG yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia.

Wilayah penerapannya mencakup Merauke, Pulau Madura, sejumlah daerah di Pulau Jawa, hingga Riau.

Meski sejumlah daerah di Pulau Jawa telah menerapkan metode prasmanan, penerapan tersebut tidak otomatis mencakup seluruh kabupaten dan kota di pulau itu.

Karanganyar hingga kini belum ditunjuk sebagai salah satu daerah pelaksana. Belum diketahui apakah kabupaten tersebut akan masuk dalam tahap perluasan berikutnya.

Pemerintah daerah masih menunggu perkembangan kebijakan BGN terkait kemungkinan penerapan metode prasmanan di Karanganyar.