Ganti Pipa Lebih Besar, PUDAM Tirta Lawu Optimalkan Suplai Air ke Perkotaan
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Perusahaan Umum Daerah (PUDAM) Tirta Lawu Kabupaten Karanganyar melakukan penggantian pipa utama yang membentang dari Karangpandan hingga depan kantor Telkom Karanganyar.
Lokasi penggantian pipa yang paling sulit ada di jembatan buk Siwaluh. Penggantian pipa tersebut menggunakan dua alat berat untuk penyambungan pipa sepanjang 30 meter dengan diameter pipa 12 inci dari ukuran awal yang hanya 8 inci.
"Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kelancaran distribusi air bersih bagi pelanggan, terutama di wilayah perkotaan hingga kawasan Sibedil," jelas Dirut PUDAM Tirta Lawu, Prihanto, Rabu (16/4).
Menurut keterangan pihak PDAM, pipa lama yang memiliki diameter hanya 8 inci dinilai tidak mampu mengalirkan air secara maksimal ke wilayah hilir.
Oleh karena itu, PUDAM mengganti pipa tersebut dengan pipa baru berdiameter lebih besar yang diharapkan dapat meningkatkan volume air yang tersalurkan secara signifikan.
"Pipa lama itu diameter hanya 8, sehingga ke bawah tidak begitu maksimal. Sehingga kita ganti dengan yang ukuran lebih besar," lanjut Prihanto.
Dengan penggantian pipa berukuran lebih besar ini, PDAM optimis distribusi air ke wilayah perkotaan hingga Sibedil akan menjadi lebih lancar.
Jika sebelumnya suplai air hanya sekitar 10 liter per detik akibat keterbatasan diameter pipa lama, kini dengan pipa baru ini kapasitas suplai meningkat menjadi sekitar 16 liter per detik.
"Proyek penggantian pipa ini telah direncanakan sejak masa kepemimpinan saya di PUDAM Tirta Lawu," lanjut Prihanto.
Pengerjaan proyek berjalan lancar tanpa kendala berarti. Target penyelesaian pemasangan pipa diperkirakan tidak akan memakan waktu lama.
"Sekitar satu minggu setelah pekerjaan penggalian dan penanaman pipa selesai. Bagian tersulit dari pekerjaan ini memang di buk Siwaluh karena ada jembatannya," lanjutnya.
Selama proses penggantian pipa, aliran air ke pelanggan diklaim tetap normal, meskipun belum dapat mencapai potensi maksimal.
Peningkatan kapasitas distribusi ini juga membuka potensi penambahan pelanggan baru. Dengan pipa yang lebih besar, PUDAM dapat memperluas jaringan dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan akses air bersih.
Sebelumnya reservoir PUDAM di wilayah Serut atau Ngemplak seringkali meluap pada pukul 19.00 WIB akibat keterbatasan kapasitas pipa yang tidak mampu menyalurkan seluruh air yang tersedia.