Dari Sopir Wisata ke Pengusaha Kuliner, Sutarno Bangkit Lewat Dapur Kenalkan Ayam Jumbo

Dari Sopir Wisata ke Pengusaha Kuliner
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja – Pandemi COVID-19 bukan hanya menghentikan mobilitas masyarakat, tapi juga mengguncang ekonomi banyak pelaku usaha. 

img_title Jadi Guru Besar, Katno Hadi Dorong Ekonomi Soloraya Lewat Wisata Terintegrasi dan Siapkan Peternakan Sapi

Sutarno, warga Gebyok, Mojogedang, adalah satu di antaranya. Dulu, ia dikenal sebagai pemilik usaha transportasi wisata, mengandalkan armada Elf dan bus mini untuk mengantar para pelancong.

Namun, awal 2020 menjadi titik balik hidupnya. Pariwisata lumpuh, mobil-mobilnya tak lagi bergerak, bahkan harus dijual satu per satu untuk menutup kebutuhan hidup.

img_title FMPK Desak DPUPR Karanganyar Evaluasi Proyek Jalan Rp48 Miliar, Soroti Ruas Bendungan–Jengrik

“Waktu itu benar-benar mati suri. Nggak ada penghasilan, semua berhenti total,” lanjutnya. 

Alih-alih tenggelam dalam keterpurukan, Sutarno memilih bangkit. Ia memanfaatkan sebidang lahan kosong di kampung untuk membuka warung makan kecil bersama istrinya. 

img_title Polisi Amankan Uang Tunai, Sertifikat Tanah dan Dokumen Nasabah dalam Penggeledahan BMT Alfa Dinar

Diberi nama Faizal Food, terinspirasi dari nama putra sulungnya, warung ini awalnya hanya menyajikan ayam goreng dan ayam bakar.

Tak langsung sukses, perjalanan usahanya penuh tantangan. Namun dengan tekun, pasangan suami istri ini terus menyempurnakan racikan bumbu, bahkan melibatkan pelanggan untuk uji rasa. Perlahan tapi pasti, rasa khas yang mereka ciptakan mulai digemari.

Ciri khas Faizal Food terletak pada porsinya yang melimpah. Ayam dan bebek goreng berukuran besar jadi menu favorit, mampu disantap bersama-sama hingga enam orang. 

Ada pula lele, kakap bakar, bahkan steak dengan harga yang tetap ramah di kantong. Setiap sajian disandingkan dengan es teh manis sebagai pelengkap.

Setelah empat tahun eksis di Gebyok, Sutarno melebarkan sayap dengan membuka cabang baru di depan Mapolres Karanganyar. Letaknya yang strategis membuat warungnya semakin dikenal luas.

Kini, meski bisnis transportasi belum sepenuhnya pulih, Faizal Food justru tumbuh menjadi sumber penghidupan baru bagi keluarga Sutarno.

"Kalau jatuh, jangan menyerah. Kadang rezeki datang dari arah yang nggak kita sangka," pungkasnya optimistis.