Yopi Eko Jati Wibowo Kawal Proyek DAK Rp2,1 Miliar, Pimpin Dinkes Karanganyar Usai Kasus Korupsi

Plt Dinkes Karanganyar Yopi Eko Jati Wibowo
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Pemerintah Kabupaten Karanganyar resmi menunjuk Yopi Eko Jati Wibowo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Karanganyar.

img_title Karanganyar Jadi Lokasi Panen Raya TNI di 43 Daerah, Petani Terima Mesin Panen Modern

Penunjukan ini dilakukan oleh Bupati Karanganyar, Rober Christanto, di tengah upaya pemulihan pasca mencuatnya kasus korupsi di lingkungan Dinas Kesehatan.

Langkah ini diambil untuk menjamin stabilitas layanan kesehatan publik yang sempat terganggu akibat kasus hukum yang menyeret tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinkes Karanganyar terkait pengadaan alat kesehatan tahun anggaran 2023. Ketiganya kini berstatus tersangka.

img_title GW Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan Investasi Tambang Rp 6,9 Miliar di Karanganyar, Kuasa Hukum Desak Penahanan

"Saya ditugaskan untuk membangkitkan kembali semangat kerja rekan-rekan di Dinas Kesehatan. Masyarakat harus tetap mendapatkan pelayanan terbaik," kata Yopi, Jumat (13/6/2025). 

Yopi menyampaikan bahwa sejak menerima Surat Keputusan (SK) penunjukan, dirinya langsung melakukan koordinasi dengan pejabat struktural, termasuk Sekretaris Dinas, guna memastikan kelancaran program yang sudah berjalan.

img_title Pengelola Gunung Lawu Blacklist Penyelenggara Open Trip Dua Tahun, Pelanggaran Berulang Berujung Sanksi Tegas

Ia juga menegaskan pentingnya pemetaan ulang terhadap pekerjaan yang belum terselesaikan, terutama dalam menyikapi rasa takut sebagian pegawai usai kasus hukum tersebut.

"Kalau bekerja sesuai aturan dan SOP, tidak perlu takut. Yang penting kita tidak menyimpang," ujarnya.

Salah satu prioritas yang akan dikejar dalam waktu dekat adalah pelaksanaan proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024, termasuk rehabilitasi tiga Pustu senilai Rp2,1 miliar yang sudah masuk skala prioritas. Selain itu, ada pembangunan ulang satu puskesmas di Kecamatan Jaten yang sebelumnya mengalami kerusakan parah.

Yopi juga mengungkapkan, pihaknya akan segera menunjuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPKOM) baru melalui rembuk internal.

Dalam upaya menciptakan transparansi, ia berencana menggandeng Aparat Penegak Hukum (APH) sejak awal pelaksanaan proyek agar pengawasan lebih ketat dan potensi pelanggaran bisa dicegah.

"Kami akan kawal semua kegiatan dengan ketat. Tidak boleh ada celah pelanggaran. Semua harus sesuai aturan," tegasnya.

Dengan penunjukan ini, Pemerintah Kabupaten Karanganyar berharap citra Dinas Kesehatan bisa kembali pulih dan seluruh program pelayanan masyarakat berjalan optimal. Yopi Eko Jati Wibowo pun membawa harapan baru akan tata kelola yang lebih profesional dan bersih.