Setelah Colomadu, Camat Jumantono Juga Kecolongan Saat Bupati Karanganyar Sidak

Bupati Karanganyar Rober Christanto
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Upaya Bupati Karanganyar, Rober Christanto, dalam memastikan pelayanan publik berjalan optimal kembali menjadi sorotan. 

img_title Longsor Putus Akses Antardusun di Jatiyoso Karanganyar, 18 Rumah Warga Terisolasi

Kali ini, ia menemukan sejumlah aparatur sipil negara (ASN) belum hadir saat kunjungan pagi ke Kantor Kecamatan Jumantono, Rabu (11/6/2025).

Kedatangan Bupati sekitar pukul 07.45 WIB itu tidak disambut oleh Camat Jumantono, yang saat itu belum berada di tempat. 

img_title Perangkat Desa di Karanganyar Diciduk Saat Ambil Tempelan Sabu, Mengaku Sudah 5 Kali Membeli

Beberapa ASN sudah hadir, namun kehadiran pimpinan kecamatan tersebut baru menyusul kemudian. 

Fenomena serupa sebelumnya juga terjadi di Kecamatan Colomadu, saat Rober melakukan kunjungan mendadak sehari sebelumnya.

img_title RDTR Jadi Modal Baru Karanganyar Gaet Investor, Pemkab Siapkan Kolaborasi Berkelanjutan dengan Asosiasi

Kunjungan Bupati ke berbagai instansi pelayanan publik ini bukan dalam rangka inspeksi mendadak, melainkan sebagai bagian dari komitmen untuk memantau langsung kualitas pelayanan kepada masyarakat. 

"Saya hanya ingin memastikan bahwa masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik. Tidak ada niatan menjatuhkan siapa pun," ujar Rober dalam wawancara dengan VIVA Jogja, Jumat (13/6/2025).

Rober menegaskan bahwa dirinya dan Wakil Bupati Adhe Eliana berkomitmen penuh terhadap peningkatan kualitas pelayanan, mulai dari desa dan kelurahan hingga kecamatan dan organisasi perangkat daerah (OPD). Ia juga mengingatkan seluruh ASN agar menjaga kedisiplinan, terutama soal waktu.

“ASN itu pelayan masyarakat. Kalau datang telat, masyarakat bisa dirugikan. Saya yakin mungkin ada urusan lapangan, tapi tetap harus prioritaskan disiplin,” tambahnya.

Rober menyampaikan bahwa ia akan terus melakukan kunjungan ke berbagai titik pelayanan masyarakat. Bahkan, ia menyebut siap berkantor di manapun untuk memastikan roda pemerintahan berjalan maksimal.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala BKSDM Karanganyar, Nur Aini Farida, menyebut pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat mengenai pelayanan yang kurang maksimal akibat keterlambatan ASN.

"Kami sudah lakukan pembinaan terhadap ASN yang terlambat, seperti yang terjadi di Colomadu," ungkap Nur Aini.

Langkah blusukan yang dilakukan Bupati Rober bukan hanya bentuk pengawasan, tetapi juga upaya nyata dalam mendorong profesionalisme birokrasi di Karanganyar. 

Dengan rutinitas ini, diharapkan seluruh jajaran pemerintahan bisa lebih tanggap, cepat, dan disiplin dalam memberikan layanan kepada masyarakat.