100 Hari Rober-Adhe, Rumah Dinas Jadi Rumah Rakyat, 6 Program Prioritas Mulai Dirasakan Warga

100 hari pertama Rober Adhe pimpin Karanganyar
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Seratus hari pertama masa kepemimpinan Bupati Karanganyar Rober Christanto dan Wakil Bupati Adhe Eliana telah resmi dilalui. 

img_title SDN 4 Seloromo di Karanganyar Hanya Punya 14 Siswa, Kelas VI Belajar Berdua hingga Ada yang Sendirian

Pasangan hasil Pilkada 2024 ini mulai merealisasikan visi dan misi yang telah mereka sampaikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat mengikuti kontestasi politik pada 27 November 2024 silam.

Dengan mengusung semangat Sesarengan Mbangun Karanganyar, Rober dan Adhe menunjukkan komitmen kuat untuk menghadirkan perubahan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. 

img_title Polisi Ungkap Kronologi Kebakaran PT Porto di Karanganyar, Peliputan Wartawan Diwarnai Pengusiran

Seratus hari ini diposisikan sebagai periode meletakkan dasar pemerintahan yang partisipatif, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Salah satu langkah awal yang menonjol dalam masa jabatan Rober-Adhe adalah pembukaan rumah dinas bupati sebagai Rumah Rakyat.

img_title Asap Hitam Membumbung di Jalur Solo–Sragen, Kebakaran Hebat Landa Pabrik PT Porto Indonesia Sejahtera di Karanganyar

Inisiatif ini membuka akses masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai keluhan maupun aspirasi kepada pimpinan daerah.

“Dengan keterbukaan dan gotong royong, kami ingin rakyat Karanganyar merasakan kehadiran pemerintah secara nyata. Rumah dinas ini bukan simbol kekuasaan, tetapi ruang dialog untuk rakyat,” ujar Bupati Rober Christanto saat ditemui di rumah dinas, Jumat (13/6/2025).

Menurut Rober, transparansi dan kedekatan dengan warga menjadi kunci dalam membangun pemerintahan yang dipercaya.

Rober Adhe prioritaskan UMKM

Photo :
  • VIVA Jogja

Ia menambahkan bahwa keterbatasan anggaran justru menjadi dorongan untuk menyusun program yang lebih efisien dan tepat sasaran.

Hal senada diungkapkan Wakil Bupati Adhe Eliana. Ia menekankan bahwa efisiensi anggaran tidak hanya bertujuan menghemat biaya, tetapi juga memastikan setiap rupiah digunakan untuk program yang berdampak besar bagi masyarakat.

“Kami ingin pembangunan tidak hanya terlihat, tetapi juga dirasakan. Efisiensi ini membuka ruang untuk inovasi dan kolaborasi dengan sektor swasta serta masyarakat,” kata Adhe.

Dalam masa kerja awal ini, Pemerintah Kabupaten Karanganyar menetapkan enam program prioritas yang fokus pada kebutuhan dasar warga. Berikut ini adalah rincian program yang telah berjalan, pertama, percepatan Pembangunan Infrastruktur Desa

Pemerintah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan dan perbaikan jalan di desa-desa serta wilayah terpencil guna memperlancar aktivitas ekonomi dan distribusi hasil pertanian serta produk UMKM.

Kemudian, pemberdayaan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan. Pelatihan, akses pembiayaan, dan pendampingan digital diberikan kepada pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing dan memperluas pasar.

Halaman Selanjutnya
img_title