PDIP Karanganyar Hadir di Wilayah Non-Dapil, Bagus Selo Pimpin Aksi Sosial Bung Karno

Bakti sosial PDIP Karanganyar
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - DPC PDI Perjuangan Karanganyar terus memperluas jangkauan aksi sosialnya dengan menyasar wilayah-wilayah yang dinilai kurang terlayani secara politik. 

img_title Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 3 Warga Ngringo Karanganyar Belum Diketahui Keberadaannya

Dalam momentum peringatan Bulan Bung Karno 2025, partai berlambang banteng moncong putih itu menggelar kegiatan pembagian sembako di Kecamatan Jumantono, Minggu (15/6/2025).

Sebanyak 150 paket sembako disalurkan langsung kepada masyarakat kurang mampu di sekitar kawasan Tugu. 

img_title QRIS Karanganyar Meledak Rp1,29 Triliun, Pajak dan Retribusi Mulai Didorong Masuk Sistem Digital

Ketua DPC PDI-P Karanganyar, Bagus Selo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen partai untuk terus hadir dan menyatu dengan rakyat, khususnya mereka yang berada di lapisan paling bawah.

"Kami memilih turun langsung karena ingin menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Ini bukan sekadar simbolik, tetapi implementasi dari semangat gotong royong yang diajarkan Bung Karno," tegas Bagus.

img_title Nama Warga Ngringo Masuk Manifest Kapal Virgo Transport 8, Keluarga Karanganyar Kehilangan Kontak

Jumantono dipilih bukan tanpa alasan. Menurut Bagus, wilayah tersebut belum memiliki anggota DPRD dari PDIP, sehingga kehadiran kader dan kegiatan sosial partai diharapkan bisa mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus membuka ruang aspirasi.

"Kami ingin mendekatkan partai kepada masyarakat yang selama ini mungkin belum tersentuh program langsung. Tidak harus selalu menjelang pemilu, PDIP ingin hadir secara konsisten," ujarnya.

Langkah ini dinilai sebagai strategi partai dalam memperkuat basis dukungan sekaligus membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat akar rumput.

Kegiatan pembagian sembako menjadi bagian awal dari rangkaian panjang Bulan Bung Karno. Selama Juni 2025, DPC PDIP Karanganyar juga akan menggelar berbagai kegiatan edukatif dan kebudayaan, seperti sarasehan kebangsaan, lomba baca puisi bertema perjuangan, dan turnamen sepak bola Soekarno Cup yang diikuti tim-tim dari tingkat desa.

"Semua kegiatan ini kami kemas untuk membumikan kembali nilai-nilai perjuangan, nasionalisme, dan solidaritas sosial. Kita ingin generasi muda juga ikut merasakan semangat itu," ungkap Bagus.

Sebagai penutup, seluruh jajaran PDIP Karanganyar dijadwalkan mengikuti haul Bung Karno di Blitar, sebagai bentuk penghormatan terhadap sang Proklamator.

Selain memperluas jangkauan sosial, kegiatan selama Bulan Bung Karno juga dimaknai sebagai sarana konsolidasi ideologi partai. PDIP berkomitmen untuk menjaga warisan ajaran Bung Karno tentang nasionalisme, marhaenisme, dan kebangsaan yang inklusif.

Halaman Selanjutnya
img_title