Polres Karanganyar Siaga Amankan Pendadaran PSHT, Libatkan Pamter dan Jaga 7 Zona Strategis
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Menyambut pelaksanaan pendadaran anggota baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), jajaran Polres Karanganyar menggelar apel kesiapsiagaan di lapangan Wira Satya, Minggu (15/6/2025).
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam memastikan pengamanan berjalan tertib dan kondusif di seluruh wilayah yang menjadi lokasi kegiatan.
Apel dipimpin langsung oleh Wakapolres Karanganyar, Kompol Miftakul Huda, yang menggarisbawahi pentingnya disiplin dan koordinasi dalam pelaksanaan tugas, meskipun bertepatan dengan hari libur.
Ia menegaskan bahwa seluruh pergerakan anggota harus mendapat izin resmi dan tidak diperkenankan keluar masuk Mako tanpa instruksi pimpinan.
“Kita harus tetap maksimal dalam tugas pengamanan ini. Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran disiplin,” tegas Kompol Miftakul Huda di hadapan personel gabungan dari berbagai fungsi.
Untuk mendukung mobilisasi cepat, kendaraan dinas dari Satuan Samapta pun disiapkan sebagai langkah antisipasi jika terjadi dinamika di lapangan.
Wakapolres pun memerintahkan agar seluruh armada siap operasional kapan pun dibutuhkan.
Tak hanya terpusat di Mako, apel serupa juga digelar serentak di tujuh zona tempat pendadaran berlangsung. Titik-titik tersebut mencakup wilayah strategis seperti Lapangan Tlobosempon (Jatiyoso), Bangsri (Karangpandan), halaman Polsek Jenawi, Lapangan Gedongan (Colomadu), Kalijirak (Tasikmadu), hingga padepokan PSHT Wiraloka di Colomadu.
PS Kasi Humas Iptu Mulyadi, menegaskan bahwa strategi pengamanan dilakukan secara terpadu, tidak hanya melibatkan aparat kepolisian namun juga pengamanan internal PSHT melalui Pamter (Pengamanan Terate).
“Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami bersama Pamter siap memastikan kegiatan ini berjalan lancar tanpa gangguan,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan pendadaran PSHT merupakan agenda rutin yang perlu diawasi dengan pendekatan persuasif namun tetap waspada terhadap potensi gangguan. Harapannya, masyarakat dapat merasakan langsung dampak positif dari kehadiran aparat dan terjaminnya keamanan di lingkungan sekitar.
“Kami ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat, sekaligus memastikan kegiatan ini tidak mengganggu ketertiban umum,” pungkas Iptu Mulyadi.