600 Warga Solo Raya Padati Nobar Film Hayya 3: Dukungan untuk Gaza Menggema di Bioskop

nonton bareng Film Hayya 3: Gaza
Sumber :
  • Ist/VIVA Jogja

SOLO, VIVA Jogja - Ratusan warga dari berbagai penjuru Solo Raya memadati bioskop CGV Transmart Solo, Sabtu malam (14/6), dalam acara nonton bareng film Hayya 3: Gaza. 

img_title PLN UP3 Sukoharjo Gandeng SOLOPEDULI Gelar Khitanan Massal Gratis bagi Anak Yatim dan Duafa

Tak sekadar menyaksikan film, kegiatan ini digelar sebagai aksi nyata dukungan kemanusiaan untuk Palestina, khususnya Gaza, yang hingga kini masih berada dalam tekanan konflik.

Gelaran yang diinisiasi oleh ACA Indonesia, organisasi kemanusiaan yang fokus pada isu-isu global termasuk Palestina, mengundang masyarakat luas untuk menonton sekaligus berdonasi. 

img_title SOLOPEDULI Salurkan 325 Hewan Qurban Idul Adha 1446 H ke Daerah Pelosok

Setiap peserta yang hadir telah menyumbang sebesar Rp 75 ribu, yang mencakup tiket film, nasi kotak, dan kontribusi kemanusiaan.

Empat studio di CGV disiapkan untuk menampung gelombang antusiasme masyarakat. Namun, kapasitas tetap tak mampu membendung jumlah peserta yang membludak hingga mencapai sekitar 600 orang.

img_title Kolaborasi SMKN 6 Sukoharjo dan SOLOPEDULI di Gelar Karya P5

"Kami tidak menyangka antusiasme sebesar ini. Studio penuh, antrian panjang, dan banyak yang datang bersama keluarga. Ini bukti nyata kepedulian masyarakat terhadap Gaza," ujar Imron Rosadi, Direktur ACA Indonesia.

Kehadiran Syeikh Younis dari Gaza menjadi magnet tersendiri. Ia turut hadir menyampaikan kondisi terkini di tanah kelahirannya. Turut mendampingi sejumlah tokoh agama ternama dari Solo Raya, di antaranya Ustadz Yusuf Hilmi Ahmad, Ustadz Mas’ud Izzul Mujahid, hingga Habib Hasan Alaydrus.

Film Hayya 3: Gaza, yang merupakan bagian ketiga dari trilogi Hayya, sukses membangkitkan emosi dan empati para penonton. Cerita yang mengangkat isu kemanusiaan di wilayah konflik tersebut, dianggap menggugah kesadaran banyak orang.

"Film ini membuka mata saya akan penderitaan warga Gaza. Kita yang hidup nyaman di Indonesia harus lebih banyak bersyukur dan peduli," tutur Sandi, salah satu penonton yang hadir bersama keluarganya.

Seorang peserta lain menambahkan bahwa banyak realita yang sebelumnya tidak diketahui publik kini menjadi lebih terang setelah menonton film tersebut.

Selain menjadi media edukasi, film ini diharapkan mampu menyulut semangat solidaritas lintas usia dan latar belakang.

"Kami ingin masyarakat tidak hanya menonton, tapi juga memahami dan ikut mendoakan serta membantu. Gaza butuh kita semua," kata Oki Saputro, panitia acara.

Halaman Selanjutnya
img_title